Ronald Seger Prabowo
Senin, 03 Agustus 2026 | 08:16 WIB
Hutan jati seluas 4 hektare di arak-arak Situbondo terbakar, Minggu (2/8/2026) sore. [BPBD Situbondo]
Baca 10 detik
  • Kebakaran menghanguskan empat hektare hutan jati di Situbondo pada Minggu, 2 Agustus 2026 sore.
  • Tim gabungan berhasil memadamkan api dengan cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa atau luka-luka.
  • Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian bersama Perhutani hingga saat ini.

SuaraJatim.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar empat hektare kawasan hutan jati di jalur Arak-Arak Bondowoso, tepatnya di Kampung Tanggulangin, Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Minggu (2/8/2026) sore.

Berkat respons cepat tim gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke kawasan hutan lainnya.

Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 17.45 WIB setelah warga melihat api membakar tumpukan daun jati kering di lantai hutan.

"Setelah menerima laporan, anggota Pusdalops dan TRC BPBD Situbondo bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Api dipadamkan secara manual menggunakan kepyok, penyemprotan air, serta membuat ilaran api agar kebakaran tidak meluas," kata Puriyono melansir Beritajatim--jaringan Suara.com, Senin (3/8/2026).

Menurut Puriyono, proses pemadaman melibatkan personel BPBD Situbondo, BPBD Bondowoso, Damkar Wilayah Besuki, petugas Perhutani RPH Mlandingan, Polsek Suboh, Koramil Suboh, serta Tagana Dinas Sosial Kabupaten Situbondo.

Lokasi kebakaran berada di kawasan RPH Mlandingan, BKPH Panarukan, KPH Bondowoso. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian bersama Perhutani.

Hasil asesmen sementara menunjukkan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar empat hektare. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka karena titik kebakaran berada jauh dari permukiman warga.

"Alhamdulillah kebakaran sudah berhasil dipadamkan. Saat ini kondisi di lokasi sudah aman dan kami tetap berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi munculnya titik api baru," katanya.

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar kawasan hutan.

Baca Juga: Dramatis! Detik-detik Teriakan Tetangga Selamatkan Lansia dari Kebakaran di Situbondo

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah atau lahan di sekitar hutan. Pencegahan menjadi langkah terbaik untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan dan lahan," pungkas Puriyono.

Load More