- Sebanyak 49 orang mengalami keracunan massal setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis di SMAN 3 Nganjuk pada Rabu (2/9/2026).
- Para korban yang terdiri dari siswa berseragam dan seorang guru merasakan gejala pusing, mual, serta muntah pada siang hari.
- Seluruh korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans dan kendaraan sekolah untuk mendapat perawatan medis di tiga fasilitas kesehatan berbeda.
SuaraJatim.id - Deretan brankar di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Nganjuk mendadak penuh pada Rabu (2/9/2026) sore. Pemandangan memilukan terlihat jelas. Remaja-remaja yang masih mengenakan seragam sekolah tampak lemas, pucat, dan meringis menahan sakit.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memakan korban. Kali ini, keracunan massal menghantam SMA Negeri (SMAN) 3 Nganjuk.
Kejadian bermula ketika aroma gurih nasi goreng dengan topping ayam suwir dan tahu bulat menyapa lidah para siswa pada pukul 10.00 WIB.
Saat itu, tak ada yang aneh. Para siswa melahap menu tersebut dengan antusias demi mengisi energi di tengah jam pelajaran.
Namun, ketenangan sekolah pecah saat jarum jam melewati angka dua siang. Satu per satu siswa mulai mengeluhkan gejala yang sama yakni pusing hebat, mual yang tak tertahankan, hingga muntah-muntah.
Hingga Rabu (2/9/2026) sore, Sebanyak 49 orang dilaporkan menjadi korban keganasan bakteri atau zat berbahaya yang diduga menyusup dalam menu nasi goreng tersebut. Dari total korban, satu di antaranya adalah seorang guru perempuan.
Langkah evakuasi dilakukan dengan cepat menggunakan ambulans dan kendaraan sekolah. Para korban dirawat di beberapa fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Rinciannya 20 orang dirawat di Puskesmas Begadung, 17 orang dilarikan ke RSUD Nganjuk, 12 orang ditangani di RS Bhayangkara.
Baca Juga: Petaka MBG di Sidoarjo: 512 Siswa Tumbang, BGN Sanksi Berat SPPG
Berita Terkait
-
Petaka MBG di Sidoarjo: 512 Siswa Tumbang, BGN Sanksi Berat SPPG
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
Kepanikan di Manbaul Hikam Sidoarjo, Kronologi Saat Satu per Satu Santri Tumbang
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026