Terakhir, melalui Jatim Harmoni dan Jatim Lestari, Jawa Timur dapat mencapai pembangunan inklusif dengan tetap menjaga alam. "Peran sebagai Gerbang Baru Nusantara juga harus membawa manfaat yang semakin merata di dalam Jawa Timur,” tegasnya.
Menurutnya falsafah _Jer Basuki Mawa Beya_ mengingatkan bahwa keberhasilan memerlukan kesungguhan, kerja keras, dan pengorbanan. Dengan semangat tersebut, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini mengajak semua elemen masyarakat untuk mempererat sinergi dan kolaborasi untuk melanjutkan pembangunan di Jawa Timur.
"Mari kita lanjutkan langkah bersama, kita kuatkan keunggulan Jawa Timur, kita perluas kesempatan bagi masyarakat, dan kita jaga keberlanjutan pembangunannya,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyematkan Tanda Kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada jajaran pejabat publik, tokoh masyarakat, penggiat sosial, hingga pelaku usaha yang dinilai memberi kontribusi besar untuk Jawa Timur.
Kategori Emas dianugerahkan kepada 13 tokoh, beberapa di antaranya adalah Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara R. Narendra Jatna, Kajati Jatim Abdul Qohar AF, Sekda Prov. Jatim Adhy Karyono, hingga Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol. Budi Mulyanto.
Sementara itu, Tanda Kehormatan Kategori Perak diserahkan kepada 4 insan inspiratif, yaitu Kabag Ops BINDA Jawa Timur Kombes Pol. Aditya Puji Kurniawan, Ketua Koalisi Disabilitas Jatim Abdul Majid, Ketua Mangrove Center Indonesia Ali Mansur, serta Penggiat Disabilitas Mental Taufiq Wahyu Triyanto.
Di Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-81 ini, tak lupa Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat. Ia mengatakan, pihaknya akan senantiasa terus berikhtiar memajukan Jawa Timur lebih baik lagi.
"Sinergi di antara semua, insya Allah telah menghasilkan capaian-capaian signifikan yang kita sampaikan tadi dari Nawa Bhakti Satya. Jadi proses yang kita lakukan adalah karena support semua pihak," katanya.
"Insya Allah apa yang kita capai hari ini, banyak hal di mana kita sudah menjadi yang terbaik dari smeua provinsi yang ada. Tapi kita akan terus melakukan lebih baik dan lebih bermanfaat lagi. Terima kasih," pungkasnya. ***
Baca Juga: Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras, Kapolda Dekananto Jadikan Pemberantasan Prioritas
Tag
Berita Terkait
-
Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras, Kapolda Dekananto Jadikan Pemberantasan Prioritas
-
Terciduk Nyabu di Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Fraksi Gerindra Terancam Dipecat
-
Bakar Ban dan Blokade Jalan! Massa Geruduk Polda Jatim Pertanyakan Kasus Pemalsuan Merek
-
Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap
-
Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM
-
Gubernur Khofifah Sampaikan Keberhasilan Nawa Bhakti Satya Saat Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81Jatim
-
Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
-
Cak Ji Sentil Kader PDIP Surabaya: Salah Sedikit, Nama Partai Jadi Taruhan!
-
Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Persela Dipaksa Deltras FC Berbagi Poin di Surajaya