Dipicu Rebutan Remote TV, Dedi Kalap Aniaya Istrinya di Rumah Mertua

Saat berontak itulah, Dedi malah kesetanan. Ia langsung kalap dengan memukuli istrinya dengan tangan kosong.

Agung Sandy Lesmana
Jum'at, 26 April 2019 | 13:25 WIB
Dipicu Rebutan Remote TV, Dedi Kalap Aniaya Istrinya di Rumah Mertua
Dedi, tersangka kasus penganiayaan terhadap istrinya. (beritajatim.com/ist)

SuaraJatim.id - Gara-gara dipicu saling berebut remote televisi, perempuan muda bernama Yeni Ponda Sari (20) babak belur dianiaya suaminya, Dedi Sanjaya (23). Peristiwa penganiayaan itu karena remote TV itu terjadi ketika Dedi sedang bermain di rumah orang tua istrinya di Dusun Karangrejo, Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Buntut dari penganiayaan yang dialami istrinya, Dedi kini berstatus tersangka dan telah mendekam di rutan Mapolsek Bululawang. Sementara, sang istri yang menjadi korban penganiayaan mengalami luka robek di pelipis kirinya, karena pukulan tangan kosong suaminya.

“Tersangka kami tangkap semalam (Kamis malam, red) di pinggir Jalan Raya Bululawang, ketika hendak kabur,” ujar Kanitreskrim Polsek Bululawang, Iptu Ronny Marghas seperti dikutip Beritajatim.com, Jumat (26/4/2019).

Diperoleh keterangan, Yeni dan Dedi menikah secara siri sekitar tiga tahun lalu. Setelah menikah keduanya sempat tinggal di rumah Dedi, di Nganjuk. Penganiayaan itu terjadi ketika Yeni mengajak suaminya bermalam di rumah orang tuanya pada Rabu (24/4/2019). 

Baca Juga:Tonjolan di Leher Jadi Viral, Lucinta Luna Buktikan Tak Punya Jakun

Penganiayaan terjadi, ketika keduanya nonton TV. Saat melihat TV, mereka berebut remote TV hingga kemudian terjadi cek-cok mulut. Ketika perang mulut, Dedi semula hanya mencubit dan meremas tangan istrinya.

Mungkin karena kesakitan, korban berontak. Saat berontak itulah, Dedi malah kesetanan. Ia langsung kalap dengan memukuli istrinya dengan tangan kosong. Tidak puas dengan memukul, Dedi juga membenturkan kepala korban ke dinding.

Sadar kalau nyawanya terancam, Yeni lantas berontak dengan melarikan diri. Dia memilih kabur dan langsung melaporkannya ke Polsek Bululawang. Sementara Dedi yang tidak ada rasa bersalah, berupaya untuk kabur.

Dari laporan korban itulah, polisi lantas mencari keberadaan Dedi. Hasilnya, tersangka berhasil diringkus saat hendak kabur. Dalam pemeriksaan, Dedi mengaku memukuli korban karena emosi.

“Pengakuan tersangka dia melakukan pemukulan karena kesal dan emosi,” ujar mantan Kanitreskrim Polsek Pakis.

Baca Juga:BPP Jatim Akui Kalah, TKD: Inilah Kedewasaan Berdemokrasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak