Modus Jualan Es, Residivis Kambuhan Colong Pistol Kapolsek saat Sembahyang

"Tersangka lalu menekan kaca mobil. Setelah terbuka, tersangka melihat tas di bawah jok belakang dan mengambilnya," kata dia.

Agung Sandy Lesmana
Jum'at, 16 Agustus 2019 | 14:14 WIB
Modus Jualan Es, Residivis Kambuhan Colong Pistol Kapolsek saat Sembahyang
WS, pencuri pistol kapolsek ditembak saat ditangkap. (beritabali.com).

SuaraJatim.id - Penjual es keliling berinisial WS (42) dibekuk lantaran nekat mencuri pistol dinas milik Kapolsek Kota Negara Kompol Ketut Maret di Pura Sakenan Serangan Denpasar Selatan. Penangkapan tersebut dilakukan setelah WS buron nyaris dua minggu pasca mencuri pistol pejabat polisi yang sedang bersembahyang.

Akibat aksi nekatnya itu, bujang lapuk yang sudah 10 kali masuk penjara terkait serangkaian kasus pencurian terpaksa dihadiahkan timah panas di bagian kakinya saat ditangkap petugas.

"Dia (WS) ditangkap di tempat jualannya di Pasar Kreneng Denpasar. Barang bukti 1 buah senjata api pistol Jenis HS-9 buatan Ceko organik Polri beserta magazin sudah diamankan,” kata Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono seperti dikutip dari  Beritabali.com--jaringan Suara.com, Jumat (16/8/2019).

Benny menyampaikan, kronologis pencurian pistol Kapolsek yang terjadi pada Minggu (3/8/2019) lalu. Dengan modus berjualan es, WS berkeliling di parkiran Pura Sakenan. Ia melihat mobil Taff DK 1904 ET, milik Kapolsek Kota Negara Kompol Ketut Maret, yang kaca pintunya tak tertutup rapat.

"Tersangka lalu menekan kaca mobil. Setelah terbuka, tersangka melihat tas di bawah jok belakang dan mengambilnya," kata dia.

Baca Juga:Siswa SMP Disodomi Residivis Setelah Cuci Daging Ayam di Kali

Setelah mencuri tas, pria yang tinggal di Panti Asuhan Kemoning Pesinggahan Klungkung itu mengambil uang Rp 1 juta dan pistol di dalam tas. Selanjutnya, tas dibuang ke sungai dan ternyata di dalam tas masih ada 2 peluru.

WS kemudian mengubur pistol organik Polri itu di lapangan GOR Ngurah Rai, Denpasar dengan menggunakan pembungkus plastik.

Benny mengatakan, WS mengakui senjata yang dicuri milik Polri. Lantaran mengaku sedang butuh uang, WS pun menjualnya pistol kapolsek seharga Rp 500 ribu bermodus penjualan Air Soft Gun.

“Tersangka ini sudah 10 kali masuk penjara, terlibat serangkaian kasus pencurian salah satunya pencurian sepeda motor. Dia baru bebas April 2018 lalu,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak