Polisi Masih Kumpulkan Bukti untuk Menjerat Sopir Bus Kramat Jati

Chandra Iswinarno
Polisi Masih Kumpulkan Bukti untuk Menjerat Sopir Bus Kramat Jati
Bus PO Kramat Jati jurusan Jakarta - Surabaya terperosok usai menabrak pembatas jalan tol Surabaya - Mojokerto (Sumo), tepatnya di KM 718.600. Akibat kejadian tersebut, tiga penumpang meninggal dan 28 orang lainnya luka-luka. (Beritajatim.com/Istimewa)

Saat dikonfirmasi kemungkinan sopir berubah status menjadi tersangka atas insiden tersebut, Pranatal masih belum bisa memastikan.

SuaraJatim.id - Petugas kepolisian masih terus mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk menjerat sopir Bus Kramat Jati yang menewaskan tiga penumpang dan puluhan luka-luka di KM 718.600/B di Ruas Tol Surabaya-Mojokerto pada Rabu (27/11/2019) pagi.

Wadirlantas Polda Jatim AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan, anggotanya telah memeriksa lima saksi dari para penumpang. Sedangkan, pemeriksaan terhadap sopir masih menunggu pulih dari perawatan.

"Kita sudah memeriksa lima saksi untuk menentukan langkah hukum. Untuk sopir sendiri akan kita periksa setelah pulih dari perawatan," katanya saat ditemui di kantornya pada Rabu (27/11/2019).

Saat dikonfirmasi kemungkinan sopir berubah status menjadi tersangka atas insiden tersebut, Pranatal masih belum bisa memastikan. Namun, menurutnya, bisa saja sopir menjadi tersangka jika ada bukti cukup untuk menjeratnya.

"Bisa saja jadi tersangka jika ada unsur kelalaian. Tapi kita masih mengumpulkan bukti dulu untuk menetukan langkah selanjutnya," katanya.

Nantinya, tambah Pranatal, dalam pemeriksaan polisi juga akan melakukan tes urine dari driver bus. Tes urine tersebut untuk mengecek kemungkinan ada obat terlarang yang digunakan.

"Pastinya kita juga akan melakukan tes urine. Jika dilihat dari TKP, sopir diduga kuat mengantuk. Namun, kita akan tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh," pungkasnya.

Sebelumnya, Pranatal menjelaskan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal Bus Kramat Jati di KM 718.600/B di Ruas Tol Surabaya-Mojokerto rata-rata penumpang yang duduk di bagian depan.

"Untuk korban meninggal semua duduk di bagian depan atau bagian belakang sopir bus," jelasnya, Rabu (27/11/2019).

Sedangkan kedua sopir bus selamat dan hanya mengalami luka. Hingga saat ini, kedua sopir bus masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Citra Medika.

"Sopir selamat. Hanya mengalami luka ringan. Saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit," katanya.

Kontributor : Achmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS