Bus AKDP dan AKAP Stop Beroperasi Selama PSBB Surabaya, Angkot Masih Jalan

Hanya saja, terminal yang akrab disebut Terminal Bungurasih itu hanya beroperasi terbatas.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 28 April 2020 | 11:18 WIB
Bus AKDP dan AKAP Stop Beroperasi Selama PSBB Surabaya, Angkot Masih Jalan
Terminal Purabaya, Surabaya, Jawa Timur. (Suara.com/Dimas)

SuaraJatim.id - Bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan bus antarkota antar provinsi (AKAP) berhenti beroperasi selama PSBB Surabaya, Jawa Timur. Namun mobil angkutan kota atau angkot masih beroperasi.

Sementara itu, pemerintah Kota Surabaya memastikan jika Terminal Purabaya masih tetap beroperasi. Hanya saja, terminal yang akrab disebut Terminal Bungurasih itu hanya beroperasi terbatas.

“Untuk angkot Surabaya-Sidoarjo dan juga Suroboyo Bus saja,” ujar Kepala Protokol Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya M. Fikser, Selasa (28/4/2020).

Sebagai informasi, larangan operasional bus tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 25 tahun 2020. Dalam aturan itu, mulai tanggal 24 April 2020 hingga 31 Mei 2020, muncul larangan untuk menggunakan sarana transportasi darat.

Baca Juga:Legislator Bagi Sembako, Bantu Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

Khususnya, bagi yang keluar atau masuk wilayah yang tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sebelumnya dua perusahaan otobus di Jatim yaitu Sumber Group dan Eka/Mira juga telah menghentikan operasional mulai hari ini karena ada PSBB. Pemberitahuan operasional bus akan ditentukan lagi dua minggu kedepan.

Macet Total di Bundaran Waru

Macet total di di akses masuk Kota Surabaya, tepatnya di Bundaran Waru, Selasa (28/4/2020) hari ini karena kurangnya jumlah petugas pengecekan suhu tubuh para pengendara. Sebab ini adalah hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya Eddy Christijanto.

Baca Juga:Tips Merawat Kain Batik dari Thamrin City

“Iya itu macet karena ada screening atau pemeriksaan kendaraan yang masuk ke Surabaya,” kata Eddy, Selasa siang.

“Mereka mungkin beranggapan PSBB hal biasa dan kalaupun ada pemeriksaan kendaraan, petugas akan membiarkan,” tambahnya.

Di sisi lain, Eddy berpendapat jika adanya pemeriksaan kendaraan di Bunderan Waru ke arah Jalan Ahmad Yani Surabaya tersebut akan menjadi efek jera agar warga tidak keluar rumah atau ke Surabaya tanpa tujuan yang jelas.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya mengakui petugas yang menjaga di perbatasan Bunderan Waru kurang sehingga pada saat pemeriksaan kendaraan sempat kewalahan.

“Ini akan kami tambah petugas jaga dari Satpol PP dan Linmas di sana,” ujarnya.

Sebagai informasi, sejak pagi tadi, kemacetan parah terjadi di area Bundaran Waru. Hal ini dikarenakan petugas gabungan harus melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap seluruh orang yang hendak masuk ke Kota Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak