facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jadi Zona Merah, 6 Kelurahan di Surabaya Ternyata Sudah Bebas Virus Corona

Pebriansyah Ariefana Kamis, 18 Juni 2020 | 20:49 WIB

Jadi Zona Merah, 6 Kelurahan di Surabaya Ternyata Sudah Bebas Virus Corona
Petugas memeriksa dokumen kependudukan warga yang akan masuk ke Surabaya di Bundaran Waru, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/4). [ANTARA FOTO/Didik Suhartono]

Sedangkan di empat kelurahan lain, sebelumnya memang pernah ada kasus Covid-19.

SuaraJatim.id - Sebanyak 6 kelurahan di Kota Surabaya sudah bebas dari virus corona. Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, dari enam kelurahan itu, dua di antaranya memang sejak awal sama sekali tidak ditemukan kasus Covid-19.

Sedangkan di empat kelurahan lain, sebelumnya memang pernah ada kasus Covid-19. Namun, kelurahan tersebut dapat menurunkan dengan cepat sehingga saat ini sudah tidak ada lagi warga yang terpapar.

“Kelurahan yang sejak awal nol pasien adalah Genting Kalianak dan Romokalisari dan terus kami pantau,” kata Feny sapaan akrab Febria Rachmanita di Balai Kota Surabaya, Kamis (18/6/2020).

Empat wilayah kelurahan itu, yakni Tambak Sarioso, Sumberrejo, Pakal, dan Tambak Osowilangun.

Baca Juga: Dokter Perempuan Telanjang di Jalan Surabaya Saat Hari Keempat Idul Fitri

“Untuk Kelurahan Tambak Sarioso, Sumberrejo, dan Tambak Osowilangun sebelumnya ada satu kasus dan sekarang sudah sembuh. Kalau yang Kelurahan Pakal ada enam orang yang konfirmasi juga sudah sembuh,” ungkapnya.

Kepala Dinkes Surabaya ini juga memaparkan, jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh hingga hari ini mencapai 1.424 Jiwa. “Sampai hari ini pukul 15.00 WIB pasien yang sembuh bertambah 48 orang. Ini jumlahnya terus bergerak,” ungkapnya.

Menurutnya, 48 pasien yang sembuh pada hari ini merupakan pasien yang sebelumnya dirawat di rumah sakit, Hotel Asrama Haji, dan rawat jalan isolasi mandiri.

Bahkan, Feny menyebut, dalam sehari angka tertinggi pasien sembuh di Surabaya pernah mencapai 240 orang.

“Paling tinggi pernah mencapai 240 orang. Pastinya mereka telah melewati tes swab dengan hasil yang negatif selama dua kali berturut-turut,” pungkasnya.

Baca Juga: Gegara PSBB Surabaya Raya, Suami Nekat Jual Istri Rp 500 Ribu Sekali Main

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait