Yatemi, Nenek 8 Cicit Kawin dengan Berondong Mau Hamil Lagi

Pebriansyah Ariefana
Yatemi, Nenek 8 Cicit Kawin dengan Berondong Mau Hamil Lagi
Nuryani (36) dan Yatemi (71) menunjukkan buku nikah, Kamis (25/6/2020). Pernikahan keduanya sempat viral di media sosial. (Suara.com/Usman)

Nenek Yatemi mau punya anak lagi.

SuaraJatim.id - Nuryani (36), duda muda asal Dusun/Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, menikahi Yatemi (71), nenek asal Dusun Dlopo, Desa Kepel. Lantaran keduanya terpaut usia cukup jauh, kabar pernikahan Nuryani-Yatemi akhirnya viral di media sosial.

Prosesi ijab kabul pasangan Nuryani-Yatemi berlangsung di kediaman mempelai wanita di Dusun Dlopo, Kamis (11/6/2020). Ijab kabul dengan mahar Rp 100 ribu itu tak hanya dihadiri warga sekitar, namun juga pejabat teras Kecamatan Ngetos.

Nuryani merupakan duda cerai beranak satu. Sementara Yatemi adalah nenek delapan anak, 12 cucu dan delapan cicit. Kini Nuryani dan Yatemi telah sah sebagai sepasang kekasih, dan Nuryani sudah tak sabar mendapat momongan dari pernikahannya itu.

"Nek mriku pengen (kalau Nuryani ingin punya momongan)," kata Yatemi saat ditanya suarajatim.id apakah ia berkeinginan lekas mempunyai momongan setelah menikah, Kamis (25/6/2020).

Berbeda dengan suaminya, Yatemi justru tak berkeinginan menambah momongan. Namun apabila takdir berkata lain, Yatemi akan menerimanya. Ia ikhlas apabila diberikan momongan lagi oleh sang pencipta.

"Kulo mboten. Tapi nggih monggo nek diparingi (saya tidak ingin punya momongan lagi. Tapi ya menerima kalau diberi)," tuturnya.

Perihal pernikahannya dengan Nuryani, Yatemi mengakui bahwa dirinyalah yang mula-mula mengajak duda muda itu menikah. Janda yang suami pertamanya meninggal dua tahun lalu ini mengaku jatuh hati dengan Nuryani.

Cinta Yatemi ternyata disambut oleh Nuryani. Akhirnya mereka berdua melangsungkan pernikahan pada Kamis (11/6/2020) lalu. Menurut Yatemi, seluruh anak dan cucunya menyetujui pernikahannya itu.

"(Semaunya) setuju, mboten wonten seng ngomel. Tenang sedanten. Patrah wis jodone arep dikapakne (semuanya setuju, tidak ada yang mengomel. Tenang semuanya. Kalau memang sudah berjodoh mau diapakan lagi)," terang Yatemi.

Sama dengan istrinya, Nuryani bersedia menikah dengan Yatemi juga karena alasan cinta. Nuryani mengaku telah mengenal kepribadian Yatemi dan merasa cocok dengan sifatnya.

"Alasannya satu, dia (Yatemi) itu sayang, (memberi) cinta dan kasih sayang. Saya juga sudah melihat sifat kelakuanya, (cocok) untuk meneruskan kehidupan ini," papar Nuryani.

Kontributor : Usman Hadi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS