Satpol PP Kediri Bubarkan Resepsi Pernikahan, Suruh Mempelai Nikah di KUA

Menindaklanjuti aduan itu, petugas Satpol PP mendatangi kediaman pemilik hajat pada Jumat (24/7/2020) malam.

Pebriansyah Ariefana
Sabtu, 25 Juli 2020 | 07:38 WIB
Satpol PP Kediri Bubarkan Resepsi Pernikahan, Suruh Mempelai Nikah di KUA
Satpol PP Kota Kediri kembali membatalkan resepsi pernikahan. (dok satpol pp kediri)

SuaraJatim.id - Satpol PP Kota Kediri kembali membatalkan resepsi pernikahan. Setelah membubarkan kerumunan pas akad dan membatalkan resepsi di Kelurahan Lirboyo, kali ini resepsi nikah warga Kelurahan Mojoroto yang dibatalkan aparat.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nurkhamid, mengatakan pihaknya terpaksa membatalkan resepsi pernikahan di Kelurahan Mojoroto karena meresahkan warga. Sebab prosesinya digelar di masa pandemi Covid-19.

"Jadi sebelumnya ada aduan terkait acara resepsi pernikahan yang akan diselenggarakan hari ini di Lingkungan Perum Persada Sayang Kelurahan Mojoroto yang membuat resah warga," jelas Nurkhamid, Sabtu (25/7/2020).

Menindaklanjuti aduan itu, petugas Satpol PP mendatangi kediaman pemilik hajat pada Jumat (24/7/2020) malam.

Baca Juga:Dibubarkan Satpol PP, Warga di Kediri Ini Batal Gelar Resepsi Pernikahan

Kedatangan aparat untuk mencegah digelarnya prosesi pernikahan karena dinilai melanggar aturan.

"Kami menghimbau agar tidak menyelenggarakan kegiatan resepsi pernikahan tersebut, dan mematuhi surat kesepakatan bersama pelaksanaan pernikahan dalam masa tanggap darurat pandemi Covid-19," katanya.

Surat kesepakatan bersama itu di antaranya berisi komitmen untuk tidak menggelar resepsi pernikahan. Selain itu melaksanakan akad di KUA atau tempat ibadah setempat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Akhirnya dari pemilik hajatan bersedia tidak menggelar acara resepsi dan akan menerapkan SOP protokol kesehatan Covid-19," papar Nurkhamid.

Pembatalan resepsi pernikahan di Kota Kediri tak terjadi sekali.

Baca Juga:Arak-arakan Pernikahan Adat Minang

Sebelumnya, Satpol PP membatalkan resepsi Dyah Kurniasari, warga Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, yang sedianya digelar kemarin.

Sementara agar kasus serupa tak berulang, Nurkhamid mengimbau warga mematuhi surat kesepakatan bersama yang telah diterbitkan pemerintah.

Menurutnya, kebijakan ini dibuat tak lain untuk melindungi warga.

"Jadi hajatan pernikahan nggak dilarang. Tapi di dalam hajatan itu diimbau tidak mengadakan resepsi. Kenapa diimbau tidak diadakan resepsi? karena ngumpulnya orang itu berpotensi penularan (Covid-19)," tuturnya.

Kontributor : Usman Hadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak