Tak Bisa Belajar Online, Siswa di Gresik Belajar di Angkot dan Terminal

Sebab selama pademi Covid-19 melanda mereka nyaris tidak merasakan belajar sama sekali.

Pebriansyah Ariefana
Minggu, 23 Agustus 2020 | 11:31 WIB
Tak Bisa Belajar Online, Siswa di Gresik Belajar di Angkot dan Terminal
Anak-anak belajar di angkutan kota Gresik (Suara.com/Amin Alamsyah)

SuaraJatim.id - Suasana bising kendaraan di terminal kota Gresik, tidak menyurutkan anak-anak jalanan ini tetap giat belajar. Beralaskan tikar dan alat seadanya, mereka tetap serius mendengarkan guru yang menjelaskan materi pelajaran.

Tidak sedikit dari mereka sangat antusias. Sebab selama pademi Covid-19 melanda mereka nyaris tidak merasakan belajar sama sekali.

Sampai seorang relawan pengajar Siti Huroirohmatin mendatangi lokasi dan mengajak belajar bersama.

Meski belajar di tengah terminal kota dan di samping kendaraan angkot yang sedang parkir, semangat anak-anak ini tidak pernah padam.

Baca Juga:Begini Perjuangan Keras Natasha Wilona Buat Bisa Jadi Artis

Salah seorang murid Abdul Syafi’i misalnya, ia terlihat senang mengikuti pelajaran. Sesekali dia juga melontarkan pertanyaan terkait materi kepada sang guru.

“Senang akhirnya bisa belajar lagi. Biasanya belajar sendiri tanpa guru,” kata Syafi’i kepada SuaraJatim.id, Minggu (23/8/2020).

Selain Syafi’i, murid lain yang semangat mengikuti belajar itu adalah Rizki Aditya.

Padahal biasanya anak 7 tahun ini lebih suka mengamen ketimbang mengikuti pendidikan. Bahkan orangtuanya pun merasa bersyukur ia mau mengikuti pelajaran.

Padahal Aditya belum pernah sama sekali mengenyam bangku sekolah. Belajar di terminal sejak pandemi mulai menyerbu Indonesia, menjadi pengalaman berharga bagi putara pasangan Agus Supriyadi dan Murti itu.

Baca Juga:Studi: Covid-19 Berisiko Menyebabkan Masalah Metabolik di Banyak Organ

Anak-anak belajar di angkutan kota Gresik (Suara.com/Amin Alamsyah)
Anak-anak belajar di angkutan kota Gresik (Suara.com/Amin Alamsyah)

Saat ini, Aditya sudah bisa menulis dan menghitung. Kini meski belum pernah pergi ke sekolah, kemampuan menghitungnya hampir setara dengan teman sebayanya.

Ia juga mulai pandai menjawab soal yang dilontarkan mentornya.

“Iya senang bisa belajar. Biasnya ngamen bantu orang tua cari uang,” terang Aditya.

Sementara itu Siti Huroirohmatin rela menjadi guru mereka karena peduli tentang pendidikan dan masa depan mereka.

Pasalnya selama pandemi Covid-19 melanda, banyak di antara mereka tidak mendapatkan pendidikan yang layak.

Memang beberapa sekolahan mewajibkan agar sekolah dilakukan dengan daring. Namun itu tidak maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak