Waspada, Dokter Sebut Diare Bisa Jadi Gejala Baru Infeksi Virus Corona!

Tidak melulu salah makan, diare yang Anda alami bisa jadi gejala baru virus Corona loh!

M. Reza Sulaiman
Senin, 07 September 2020 | 19:10 WIB
Waspada, Dokter Sebut Diare Bisa Jadi Gejala Baru Infeksi Virus Corona!
ilustrasi diare. (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Virus corona Covid-19 masih memunculkan gejala-gejala baru yang sebelumnya tidak diketahui oleh dokter.

Setelah sebelumnya disebut bisa mengacaukan indera penciuman, kini infeksi virus Corona juga bisa ditandai dengan munculnya diare.

Dilansir ANTARA, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Dr Erlang Samoedro, mengatakan beberapa waktu terakhir orang yang terinfeksi virus corona atau Covid-19 salah satunya menunjukkan adanya gejala diare.

"Biasanya, gejalanya demam, batuk, pilek dan sekarang mulai ada gejala sakit perut atau diare," kata dia saat konferensi video di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta, Senin (7/9/2020).

Baca Juga:Semangat Belajar Tatap Muka Anak Didik Lapas

Ia mengatakan orang-orang yang menunjukkan gejala-gejala tersebut apalagi memiliki riwayat perjalanan ke zona merah maka disarankan segera melakukan tes usap guna memastikan kondisi kesehatan.

"Intinya adalah gejala seringan apapun, kita harus tetap ke layanan kesehatan supaya diperiksa," ujar Dr Erlang.

Pada kesempatan itu, ia mengatakan saat ini kluster keluarga juga cukup memprihatinkan.

Apalagi, dalam rumah tersebut terdapat, bayi, anak-anak dan orang lanjut usia yang rentan terpapar virus.

Kluster keluarga tersebut pada dasarnya terjadi karena adanya salah seorang atau beberapa anggota keluarga yang berpergian keluar rumah dan terpapar virus.

Baca Juga:Tertinggi Hari Ini, Pasien Positif Covid-19 di DKI Jakarta 1.046 Orang

Saat kembali ke rumah, orang yang terpapar tadi tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik seperti yang dianjurkan yakni mandi, mencuci pakaian yang baru saja dikenakan dan lainnya.

Akibatnya, terjadi transmisi virus kepada anggota keluarga yang lain.

Kluster keluarga terjadi karena adanya relaksasi pembatasan sosial sehingga orang-orang bebas beraktivitas.

"Yang parahnya, terkadang dia tidak sadar telah terinfeksi dari lingkungan sekitar dan membawa virus ke rumah," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak