SuaraJatim.id - Sejak kemarin jagat lini masa digaduhkan video viral seekor harimau kurus di Maharani Zoo, Kabupaten Lamongan. Video ini diunggah ke akun Instagram @ndorobeii pada Selasa (08/09/2020) kemarin.
Sampai kini, video berdurasi 13 detik tersebut sudah 212,732 kali tayang. Video yang oleh pengunggahnya diberi caption: Koleksi dari Maharani Zoo dan Goa Lamongan itu segera membetot reaksi netizen.
Misalnya komentar dari pemilik akun Instagram @cataleya.makeup. Ia komentar seperti ini:
"kalo ga kuat ngerawat mending d lepas liarkan d hutan biar nyari makan sendiri.jadi manusia dikasih otak,dianggurin doang gak dipake.dia kira harimau gak butuh makan apa.apa dia kira harimau bisa di charger"
Baca Juga:Gubernur Jatim Beri Sanksi Bupati Jember: 6 Bulan Hak Keuangan Tak Dibayar
Lalu ada juga masukan dari pemilik akun @indo_fashionmen yang mengatakan seperti ini. "Pelihara harimau itu sulit, harga daging mahal bgt soalnya...kasian, apalagi saat pandemi gini pengunjung berkurang, uang untuk belanja makanan juga berkurang."
Kemudian ada juga komentar yang bijak. Misalnya disampaikan pemilik akun @toxic.triplesix.
"Harus dilihat dr berbagai aspek baru berasumsi, kalo emg itu kebun binatang swasta ya dana dari pribadi. Tp kalo menelantarkan hewan juga salah, dan kalo sudah diviralkan pasti ada bantuan. Semoga terseleseikan, saya miris juga."
Terkait dengan video yang viral itu. Pihak pengelola Maharani Zoo segera mengklarifikasi lewat unggahan video berdurasi tiga menit. Video klarifikasi ini diunggah ke Facebook oleh pemilik akun ICWS_infocegatanwilayahsragen kemarin.
Dalam video itu, dokter hewan yang menangani harimau memberi penjelasan kepada seorang polisi yang datang ke sana. Si dokter mengatakan ada beberapa kemungkinan kenapa dalam video yang viral tersebut harimau nampak kurus.
Baca Juga:Jatim Teratas di Kasus Kematian Akibat Covid-19, Jateng Posisi Kedua
Pertama karena angle pengambilan kamera dari ketinggian sehingga menyebabkan gambar harimau terlihat ramping dan kurus. Kedua, bisa juga video diambil ketika harimau belum makan.
"Harimau ini itu makannya sekali sehari jam setengah empat sore. Makannya lima sampai enam kilo daging, itu rutin setiap hari," kata si dokter.