Logo PDIP di Program Belajar Daring, Kadindik Anggap Itu Kelalaian Guru

Supomo mengatakan kalau hal tersebut bukan lah kesengajaan, melainkan kelalaian.

Muhammad Taufiq
Rabu, 09 September 2020 | 15:02 WIB
Logo PDIP di Program Belajar Daring, Kadindik Anggap Itu Kelalaian Guru
Tangkap layar logo PDIP jadi sila keempat di tayangan acara televisi lokal. (Twitter).

SuaraJatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya mengakui ada kesalahan pemasangan gambar kepala banteng mirip logo PDI Perjuangan dalam program 'Belajar dari Rumah Bersama Guruku' di SBOTV.

Kesalahan tersebut ada pada pemasangan lambang sila ke empat Pancasila saat pembelajaran kelas 1 SD. Namun demikian, Kepala Dindik Kota Surabaya Supomo mengatakan kalau hal tersebut bukan lah kesengajaan, melainkan kelalaian.

Ia melanjutkan, guru yang menyampaikan materi Pancasila tersebut merupakan guru pengganti. Dengan keterbatasan waktu, guru tersebut harus menyiapkan materi untuk mengajar.

"Jadi sebenarnya dia bukan waktunya ngajar. Karena ada guru yang sakit kemudian dia diminta mengajar. Sedangkan dia menyiapkan materinya, waktunya terbatas karena bukan jadwalnya," katanya, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga:Akhirnya! PDIP Buka Suara Banteng Moncong Putih Jadi Sila Keempat Pancasila

Supomo mengaku belum mendapatkan info tentang penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Namun, waktu yang mepet diduga menjadi pemicunya. "Kemungkinan dia searching ngambil di Google," katanya.

Supomo menjelaskan, pada program ‘Belajar dari Rumah Bersama Guruku’ di SBOTV Selasa (8/9/2020) kemarin, materi belajaran disiapkan oleh masing-masing guru. Materi tersebut kemudian disalin di laptop dan ditayangkan saat proses belajar berlangsung.

Apakah tidak ada filter dari Dindik? Supomo tidak menjelaskan detail. Namun, dia mengatakan seluruh materi tersebut diambil dari buku paket, sehingga dia memastikan tidak keluar dari buku tersebut.

Diketahui, sebuah acara salah satu televisi lokal di Surabaya menjadi viral di media sosial. Pasalnya, tayangan progam belajar daring itu menampilkan simbol Pancasila sila ke-4 bergambar lambang banteng milik logo PDI Perjuangan.

Dikutip Suara.com dari Batamnews.co.id, tayangan televisi yang viral itu berawal dari sebuah akun Twitter @chandra_ds mengunggah tulisan dan rekaman video di Twitter, Selasa (8/9/2020), pukul 12.09 WIB.

Baca Juga:GEGER Logo PDIP Jadi Sila Keempat Pancasila, Begini Faktanya

Dalam cuitan pertama, pemilik akun tersebut menuliskan, "Program pembelajaran GURUku di @sbotv 8 September 2020 untuk kelas 1 SD, menjelaskan simbol sila 4 kepala banteng tapi gambar yang ditampilkan lambang PDI-P. @e100ss @dispendiksby1 @SapawargaSby @BanggaSurabaya," cuit akun @chandra_ds.

Akun tersebut juga mengunggah tangkap layar program tersebut beserta logo PDI Perjuangan yang terpampang di layar acara belajar daring tersebut.

Akun @chandra_ds menilai ada kesalahan dalam tayangan program belajar daring tersebut.

"Kesalahan sangat fatal pada materi program pembelajaran GURUku untuk kelas 1 SD disiarkan @sbotv pagi ini tgl 8 September 2020. Lambang sila 4 kepala banteng tapi gambarnya lambang PDI-P. @e100ss @dispendiksby1 @BanggaSurabaya @SapawargaSby.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak