Pandemi Sebabkan Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk Sejak Perang Dunia II

"Dan perkiraan dari multilateral regency bahwa tahun 2020 ini pertumbuhan kita itu adalah minus 6,2 persen," kata Pardede.

Muhammad Taufiq
Rabu, 23 September 2020 | 15:30 WIB
Pandemi Sebabkan Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk Sejak Perang Dunia II
Ilustrasi ekonomi menurun (Gerd Altmann/Pixabay)

SuaraJatim.id - Sekretaris Eksekutif Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Raden Pardede, mengatakan saat ini ekonomi global mengalami resesi terburuk dan akan dicatat dalam sejarah dunia.

"Dunia sedang mengalami resesi terdalam sejak perang dunia ke II (Tahun 1945)," kata Pardede dalam sebuah diskusi virtual, Rabu (23/9/2020).

Pardede menceritakan bahwa pada 1930-an dunia sempat mengalami resesi dengan nama The Great Depression. Pada saat itu ekonomi ambruk hingga minus 17,6 persen.

Tak sampai di situ pada tahun 1945 atau saat perang dunia II terjadi ekonomi dunia juga mengalami resesi dengan minus 15,4 persen.

Baca Juga:Akibat Corona, Kondisi Ekonomi Terburuk Sejak Perang Dunia ke II

"Dan perkiraan dari multilateral regency bahwa tahun 2020 ini pertumbuhan kita itu adalah minus 6,2 persen, ini dunia," kata Pardede.

Dirinya menyebut hampir sebagian besar negara-negara dunia sudah mengalami resesi, tak terkecuali dengan Indonesia. Tapi, kata dia, resesi yang dialami Indonesia tidaklah seburuk negara lain.

"Jadi banyak yang sudah mengalami resesi dan kalau kita lihat daftar dari negara di kuartal kedua itu ada Makau ada India dari yang paling buruk," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) mengatakan kalau pandemi Covid-19 menghilangkan ekonomi dunia sebesar 8,8 triliun dolar AS atau setara 9,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) global.

Indonesia sendiri akibat pandemi telah membuat pertumbuhan ekonomi kuartal II terkontraksi 5,32 persen. Sedangkan negara lain kontraksinya lebih dalam.

Baca Juga:DPR Minta Pemerintah Salurkan Insentif Pada UMKM Harus Maksimal

"Ekonomi global yang telah tergerus Covid mencapai 8,8 triliun dolar AS," kata Sri Mulyani dan Konferensi Pers APBN NiTa Edisi September 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Selasa, (22/9/2020).

Untuk itu, kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, peran serta dari negara-negara dunia manjadi penting dilakukan untuk melawan wabah virus yang awal mula muncul di Kota Wuhan Provinsi Hubei, China tersebut.

"Untuk menyelesaikan, tidak mungkin ada negara yang dibiarkan karena ini adalah pandemi," katanya menegaskan.

"Kalau ada negara yang tidak siap atau tidak bisa menangani, dia akan menjadi titik lemah bagi penanganan Covid seluruh dunia. Oleh karena itu, kita mengharapkan kerja sama regional dan global," ujarnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani menambahkan, dalam pertemuan tersebut WHO mengestimasi pendanaan sebesar 914 miliar dolar AS diperlukan untuk mengatasi kesenjangan negara-negara yang belum memiliki kesiapan menangani Covid hingga 5 tahun ke depan.

"Termasuk bagaimana vaksin Covid akan ditemukan, bagaimana negara-negara mendapatkannya, terutama negara miskin yang tidak memiliki dana dan lembaga riset dan bagaimana distribusinya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak