- Warga menemukan sesosok kerangka manusia tanpa identitas di area tambak Jalan Sememi Kidul, Surabaya, Kamis malam.
- Petugas gabungan BPBD dan kepolisian mengevakuasi kerangka tersebut ke RSUD Dr. Soetomo untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
- Tim Inafis Polrestabes Surabaya sedang melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi untuk menyelidiki identitas korban tersebut.
SuaraJatim.id - Keheningan malam di kawasan Jalan Sememi Kidul, Kecamatan Benowo, Surabaya, mendadak pecah oleh sebuah penemuan mencekam.
Di tengah rimbunnya semak-semak yang memagari area tambak ikan, warga dikejutkan oleh pemandangan mengerikan. Sesosok kerangka manusia yang telah mengering, tergeletak sunyi di atas tanah.
Kamis malam (7/5/2026) yang seharusnya tenang, berubah menjadi riuh saat laporan penemuan tersebut masuk ke layanan darurat Command Centre 112.
Menerima laporan sekitar pukul 22.56 WIB, petugas gabungan dari BPBD Kota Surabaya dan kepolisian setempat langsung menerjang lokasi. Area tambak yang terpencil dan minim penerangan menambah kesan dramatis proses evakuasi.
Baca Juga:Drama Penyekapan Lansia di Surabaya: Uang Rp2 Miliar Dikuras Kekasih Anaknya Sendiri
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengonfirmasi bahwa kerangka yang diduga berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa identitas sedikit pun.
Tak ada dompet, kartu tanda pengenal, atau barang pribadi yang bisa menjadi petunjuk awal siapa sosok malang ini.
"Kami segera mengerahkan petugas ke lokasi setelah menerima laporan. Saat ini, kerangka telah dievakuasi menggunakan ambulans ke Kamar Jenazah RSUD Dr. Soetomo," ujar Linda, Jumat (8/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Tim Inafis dari Polrestabes Surabaya pun bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas menyisir setiap sudut di sekitar penemuan kerangka, mencari sekecil apa pun petunjuk yang tertinggal. Sejumlah saksi di sekitar tambak juga dimintai keterangan.
Baca Juga:Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya