alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puluhan Remaja Joki Motor Kocar-Kacir Disweping Polisi Situbondo

Muhammad Taufiq Sabtu, 31 Oktober 2020 | 08:46 WIB

Puluhan Remaja Joki Motor Kocar-Kacir Disweping Polisi Situbondo
Delapan sepeda motor protolan diamankan polisi Situbondo (Foto: Suarajatimpost)

Dari operasi itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah pemuda beserta 8 unit sepeda motor protolan dan tanpa dilengkapi surat.

SuaraJatim.id - Puluhan pemuda yang semua asyik nongkrong tiba-tiba buyar di area SPBU Karangasem, Situbondo, Sabtu (31/10/2020) dini hari. Mereka menghambur ketika polisi tiba.

Dini hari itu, ada patroli gabungan fungsi Operasi Mantap Praja Semeru 2020. Patroli dilakukan salah satunya untuk mencegah balapan liar remaja.

Petugas melakukan patroli pukul 01.00 WIB, memantau situasi kamtibmas di beberapa obyek vital, dan melihat gerombolan remaja yang asyik nongkrong dipinggir jalan raya SPBU Karangasem.

Dari operasi itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah pemuda beserta 8 unit sepeda motor protolan dan tanpa dilengkapi surat. Demikian dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring suara.com.

"Mengetahui ada polisi, sejumlah pemuda yang sedang asyik nongkromg tersebut, sebagian langsung berusaha kabur. Namun, ada sebagian yang berhasil diamankan dan dilakukan pemeriksaan," tutur Kasat Reskoba Polres Situbondo AKP Sugiharto, Sabtu (31/10/2020).

Selanjutnya petugas memeriksa sejumlah sepeda motor yang ada di lokasi. Terutama, terkait dengan kelengkapan surat-surat kendaraan. Dan berhasil mengamankan 8 unit sepeda motor.

"Saat petugas memeriksa kelengkapannya, kami temukan motor protolan dan tidak dilengkapi surat-suratnya. Untuk diproses sesuai tingkat pelanggarannya dan penindakan efek jera dilakukan berupa sangsi tilang. Barang bukti 8 unit sepeda motor kami amankan dan kami serahkan ke Satlantas Polres Situbondo,"ujar Sugiharto

Sugiharto, mengaku akan melakukan razia secara rutin dan berkala. Terutama, pada malam hari di obyek vital dan di Jalan Raya maupun di lokasi lain yang diduga dijadikan lokasi balap liar. Tujuannya, untuk mencegah adanya balap liar yang sering meresahkan masyarakat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait