Sebelum Ditemukan Leher Tersayat, Herman Terdengar Merintih dan Ketakutan

"Korban dipastikan bunuh diri. Jadi sebelum meninggal itu secara tidak langsung seperti mau berpamitan," kata Ardi.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 06 November 2020 | 13:47 WIB
Sebelum Ditemukan Leher Tersayat, Herman Terdengar Merintih dan Ketakutan
Ilustrasi mayat (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Ardi Purboyo menegaskan kalau Herman, Warga di Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, yang ditemukan keluarganya dalam kondisi leher tersayat di kamar itu bunuh diri.

"Korban dipastikan bunuh diri. Jadi sebelum meninggal itu secara tidak langsung seperti mau berpamitan kepada keluarga, kemudian ditemukan meninggal," kata Ardi saat dihubungi SuaraJatim.com, Jumat (06/11/2020).

Herman ditemukan merintih pertama kali oleh Gopan, kakak ipar korban. Saat dilihat, Herman sudah berlumur darah di lehernya dalam posisi terlentang.

"Peristiwanya tadi pagi jam setengah empat pagi," kata Ardi memastikan jam peristiwa tersebut.

Baca Juga:Tewas Tergorok, Herman Sempat Ngaku Ketakutan ke Adik Kandungnya

Hasil pemeriksaan polisi sementara, awalnya Sutini, kerabat korban mendengar Herman seperti sedang depresi. Ia terdengar seperti sedang ketakutan terhadap sesuatu.

Tak lama setelahnya, Rumiati, adik Herman mendengar korban terus merintih di dalam kamar. Keluarga yang lain juga mendengarnya. Setengah jam kemudian, Gopan lalu mengecek ke dalam kamar Herman.

Betapa kagetnya dia melihat adik iparnya sudah berdarah. Lantai kamarnya dipenuhi tetesan darah dari lehernya. Tangan Herman juga masih menggenggam pisau dapur.

"Saksi kemudian berusaha mengambil pisau tersebut dan berusaha menolong korban," kata Ardi.

Tetangga korban saat itu juga datang untuk membantu mengevakuasi korban. Sayangnya, Herman sudah tidak tertolong. Ia tewas di hadapan keluarga dan tetangga.

Baca Juga:Miris! Istri Reaktif Corona, Suami di Perum LIPI Bunuh Diri

Keluarga Herman lalu melaporkan peristiwa itu ke Ketua RT setempat. Kejadian itu juga dilaporkan ke polisi. Oleh petugas, Herman lalu dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Keterangan keluarga, Herman dikenal sebagai pribadi yang senang menyendiri. Beberapa hari terakhir sebelum kematiannya, ia terlihat murung. Keluarga sudah berupaya mencari tahu, namun Herman cenderung bungkam.

"Keterangan keluarga demikian. Korban tidak mau bercerita tentang permasalahan yang sedang dihadapinya," kata Ardi.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Kontributor : Farian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak