facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Alasan Seno Dukung Machfud Untuk Kritik Risma: Bu Risma Tak Lihat Sejarah!

Muhammad Taufiq Rabu, 11 November 2020 | 09:42 WIB

Alasan Seno Dukung Machfud Untuk Kritik Risma: Bu Risma Tak Lihat Sejarah!
Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin didampingi Kader PDI Perjuangan Jagat Hari Seno saat ziarah ke makam Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Almarhum Ir Soetjipto di TPU Keputih Surabaya, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Arry Saputra]

"Walaupun sikap saya berbeda, saya tetap di PDI Perjuangan," kata Seno.

SuaraJatim.id - Kakak Whisnu Sakti Buana, Jagat Hari Seno menyatakan sikap pribadinya telah mendukung pasangan calon Machfud-Mujiaman di Pilkada Kota Surabaya 2020. Dukungan itu ternyata memiliki alasan sendiri bagi Seno.

Seno menegaskan masih di PDI Perjuangan. Tapi sikap politiknya secara pribadi memilih mendukung Machfud. Hal itu sebagai bentuk pengkritisan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Walaupun sikap saya berbeda, saya tetap di PDI Perjuangan. Artinya sikap politik saya, sebagai pengkritisan kepada Bu Risma yang sudah tidak lagi melihat sejarah, ideologi dan marwah partai PDIP," katanya, Rabu (11/11/2020).

Seno juga mengaku bahwa terpilihnya Risma sebagai wali kota Surabaya juga atas bantuan darinya yang telah mengusulkan rekom kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Namun Risma malah melupakannya

Baca Juga: Seno, Putra Tokoh PDIP Soetjipto Membelot: Saya Sekeluarga Dukung Machfud

"Saya adalah orang yang mengusulkan rekom Bu Risma ke ketua umum," ujarnya.

Meski berbeda pandangan dengan adiknya, Seno menyebut apabila di keluarganya menjunjung tinggi demokrasi. Hal itu sebagai bentuk pembelajaran.

"Yang selalu dipertanyakan kan pernyataan sikap Whisnu, sikap saya dengan WS selalu berbeda. WS itu orang yang selalu dididik untuk selalu taat. Di keluarga saya boleh sikap berbeda sebagai bentuk pembelajaran, tetapi saya sebagai keluarga, saya boleh bersikap berbeda," katanya.

Menurut Seno, berpolitik itu tak ada lawannya, melainkan hanya berbeda posisi dalam menentukan sikap politik itu sendiri. Sehingga, setiap orang memiliki hak dan bersikap politik.

"Artinya punya agenda kepentingan. Saya mewakili keluarga, saya punya sikap pribadi politik mendukung MA, secara sudah diarahkan sikap politik yang dinamis," katanya.

Baca Juga: Berbeda Pandangan, Kakak Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Dukung Machfud

"Tapi secara pribadi saya punya sikap politik sebagai penghargaan beliau, dalam keluarga kami ini, kami sudah diajarkan untuk politik yang dinamis," katanya menegaskan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait