alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PSSI Disarankan Bikin Turnamen Pra Musim, Madura United: Bisa Atau Tidak?

Muhammad Taufiq Rabu, 27 Januari 2021 | 16:23 WIB

PSSI Disarankan Bikin Turnamen Pra Musim, Madura United: Bisa Atau Tidak?
Rahmad Darmawan pelatih Madura United FC [Foto: Antara]

Untuk mengisi kekosongan menjelang kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2021, PSSI disarankan menggelar kompetisi pra musim sebagai bentuk pemanasan klub-klub peserta liga.

SuaraJatim.id - Untuk mengisi kekosongan menjelang kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2021, PSSI disarankan menggelar kompetisi pra musim sebagai bentuk pemanasan klub-klub peserta liga.

Hal ini disampaikan Manajer Madura United (MU) Rahmad Darmawan. Menurut dia, turnamen pramusim itu juga bisa menjadi modal PSSI dan PT Liga Indonesia Baru dalam menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan.

"Harapan saya, tentu ada turnamen sebagai pra musim atau pemanasan. Itu juga bisa menjadi simulasi sepak bola di tengah COVID-19 ini, bisa atau tidak?," ujar Rahmad, seperti dikutip dari official website klub, www.maduraunitedfc.com, Rabu (27/01/2021).

Bagi pria yang akrab disapa RD ini simulasi menjadi amat penting agar federasi serta operator bisa menganalisis sejauh mana penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pertandingan.

Baca Juga: Pelatih Madura United Sarankan PSSI Gelar Turnamen Pramusim

Di satu sisi, setiap tim juga membutuhkan pertandingan pemanasan atau pramusim sebelum mereka menjalani liga. Pramusim sangat dibutuhkan mengingat pemain sudah hampir satu tahun tidak menjalani pertandingan akibat pandemi virus corona.

Usulan RD mendapat dukungan dari pemainnya, Guntur Ariyadi. Pemain yang berposisi sebagai pemain belakang ini mengatakan turnamen untuk mengisi kekosongan kompetisi sangat diperlukan pemain agar mereka dapat fokus menatap musim baru.

Di samping itu, bek yang membela Madura United sejak 2016 itu mengatakan semua pihak bisa melihat protokol kesehatan dalam pertandingan.

“Kalau nanti ada turnamen, tentu sangat nyaman. Semua bisa tahu, sebenarnya kompetisi bisa atau tidak digelar. Berdampak buruk atau justru berdampak positif. Semuanya bisa melihat dengan jelas. Apa salahnya dicoba," kata dia.

Baca Juga: Hasrat Wakil Kapten Persebaya Jadi Pelatih Usai Gantung Sepatu Nanti

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait