Buntutnya, para muda-mudi tersebut terciduk dan diminta menuliskan surat pernyataan.
Mereka juga diminta membuat video permintaan maaf yang diunggah ke sosial media.
"Saya mewakili teman saya berlima ingin meminta maadf pada Senin 1 Februari 2021 yaitu kesalahan yang tidak pantas menggunakan strobo untuk kepentingan pribadi," kata seorang pemudi yang ikut dalam aksi tersebut.
"Kami meminta maaf kepada pihak-pihak yang disebutkan di video tersebut. Dengan surat pernyataan ini kami berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut," sambungnya.
Baca Juga:Bacok ABG Lagi Boncengi Cewek, Pelaku Geng Motor di Cengkareng Tertangkap
Kontan, aksi mereka pun menuai reaksi dari warganet. Tak sedikit warganet yang merasa heran dengan aksi iseng mereka mengaku sebagai polisi.
"Halaah, kalau begini melulu ujung-ujungnya mending pasal-pasal dihapus saja lah biar masyarakat sendiri yang menjadi hakim," tulis @oytesarp*******.
"Tolong dong konten-konten sampah begini harus ditindak tegas, jangan hanya klarifikasi, minta maaf, materai. Warga Indonesia sudah muak dengan konten sampah," saran @dewi******.
"Suruh gantiin tugas polisi aja yang imbau-imbau kalau ada kerumunan, tapi kalan kaki keliling kota, seminggu lah cukup," saran @frezka******.
Baca Juga:Remaja Putri Ditemukan Selamat Setelah Hilang Tiga Hari di Laut Lancok