Pemkot Surabaya Usul Libur Imlek Dihapus, Begini Respons Pengelola Klenteng

Pengurus Klenteng Hong San Ko Tee (Klenteng Cokro) Surabaya, Sudiman atau yang akrab disapa Ko Akiong, merespons usulan Pemkot Surabaya terkait penghapusan libur nasional.

Muhammad Taufiq
Selasa, 09 Februari 2021 | 19:13 WIB
Pemkot Surabaya Usul Libur Imlek Dihapus, Begini Respons Pengelola Klenteng
Kondisi Klenteng Hong San Ko Tee (Klenteng Cokro) Kota Surabaya, Jawa Timur, jelang perayaan Imlek [Suara.com/Dimas Angga]

SuaraJatim.id - Pengurus Klenteng Hong San Ko Tee (Klenteng Cokro) Kota Surabaya, Sudiman atau yang akrab disapa Ko Akiong, merespons usulan Pemkot Surabaya terkait penghapusan libur nasional Imlek.

Ia mengatakan akan mengikuti semua peraturan yang dibuat pemerintah, termasuk terkait aturan terkait penghapusan libur nasional Imlek tahun ini.

"Klenteng ini sudah melakukan pembatasan pada jemaat. Kalau hari-hari biasa, memang sepi, kecuali nanti saat Imlek dan harinya dewa-dewi," kata pengurus Klenteng yang berisi 10 dewa-dewi dan juga Budha ini, Selasa (09/02/2021).

Sebelumnya, Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana perayaan Imlek tahun ini tidak bisa seperti tahun-tahun sebelumnya. Mengutip hasil rapat koordinasi (Rakor), Ia bahkan mengusulkan penghapusan libur Nasional Imlek, pada pemerintah pusat.

Baca Juga:Polisi Bangkalan Bantu Jualan Sabu Pacar Sebab Kasihan Lagi Sulit Keuangan

"Kita juga sudah usulkan ke pusat saat rakor tidak ada libur nasional di imlek. Nah ini kita tinggal tunggu keputusan dari Jakarta," kata Whisnu kemarin.

"Kalau imlek nunggu arahan pusat, tapi sudah kita sampaikan ke beberapa tempat ibadah di klenteng-klenteng, agar tidak menggelar perayaan massive dan tetap menggunakan aturan kita yaitu 50 persen kapasitas. Tidak ada perayaan besar," katanya.

Whisnu mengaku, jika pihaknya sudah menghubungi pengurus klenteng, atau tempat ibadat Tridharma di Surabaya. Pemkot juga sudah menyebarkan selembaran sosialisasi soal peniadaan pesta.

"Itu yang kita harapkan, kita sudah memberikan edaran kepada Tempat-tempat ibadah, tokoh-tokoh agama Konghucu juga sudah kita ajak bicara," ujarnya.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Baca Juga:Tawuran 20 vs 4 Bocah Surabaya, Satu Kritis Kepala Luka Bacok, Kaki Patah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak