alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Masih Pemula Belajar Mengemudi, 15 Mobil Warga Kampung Miliarder Rusak

Muhammad Taufiq Rabu, 24 Februari 2021 | 18:30 WIB

Masih Pemula Belajar Mengemudi, 15 Mobil Warga Kampung Miliarder Rusak
Kondisi salah satu mobil warga kampung miliarder di bengke 2000 Tuban Jawa Timur [Foto: Istimewa]

Kabar mengejutkan kembali datang dari kampung miliarder Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

SuaraJatim.id - Kabar mengejutkan kembali datang dari kampung miliarder Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sebanyak 15 mobil warga yang baru saja dibeli barengan itu rusak gegara pengemudinya belum mahir.

Perinciannya, 55 persen Toyota Ras, 35 persen Inova dan sisanya Yaris. Hal ini diungkapkan Kepala Cabang Auto 2000 Tuban, Arie Soerjono saat dikonfirmasi SuaraJatim.id, Rabu (24/02/2021) petang.

"Iya benar, ada 15 unit mobil yang kami tangani. Kerusakan semuanya ringan, ada yang tergores di bagian samping, sampai kerusakan di bagian depan dan belakang," katanya melalui sambungan telepon.

Fortuner warga kampung miliarder yang bempernya rusak [Foto: Istimewa/Bengkel 2000]
Fortuner warga kampung miliarder yang bempernya rusak [Foto: Istimewa/Bengkel 2000]

"Memang kondisi jalannya juga agak sulit. Bagi pemula yang baru belajar mungkin itu menjadi hambatan. Kemarin saja pas menghadirkan mobil-mobil itu, truk saya juga kesusahan untuk masuk," katanya melanjutkan.

Baca Juga: Begini Kata Bupati Tuban Tanggapi 225 Warganya Jadi Miliarder

Arie menjelaskan, sebanyak 15 mobil milik warga itu 70 persen mengalami kerusakan di bagian depan, 30 persennya lagi kerusakan di bagian belakang. Namun kerusakannya tergolong ringan.

Adapun penyebab kecelakaan itu diakibatkan karena rata-rata pemilik masih belum mahir mengemudi. Disamping faktor lain, kondisi jalan desa yang sempit dan banyak bebatuan membuat pengemudi kesulitan mengendarai.

Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan lagi, Arie mengaku bakal menawarkan program kerjasama dengan pemerintah desa setempat. Isinya, mengajari warga merawat kondisi mobil agar tidak cepat rusak dan menggelar kelas mengemudi.

"Nanti kami juga akan dikerjasamakan dengan pihak kepolisian, terkait surat izin mengemudinya," terangnya.

Kontributor : Amin Alamsyah

Baca Juga: Gegara Belum Jago Nyetir, 15 Mobil Baru di Kampung Miliarder Masuk Bengkel

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait