alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Alhamdulillah! Topan Surigae Sudah Mulai Menjauhi Wilayah Indonesia

Muhammad Taufiq Kamis, 15 April 2021 | 14:51 WIB

Alhamdulillah! Topan Surigae Sudah Mulai Menjauhi Wilayah Indonesia
BMKG laporkan perubahan arah Siklon Surigae yang sudah berubah menjadi topan [Foto: Antara]

Topan Surigae kini sudah berkembang menjadi topan dan menjauhi wilayah Indonesia.

SuaraJatim.id - Kabar menggembirakan disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Siklon Surigae--yang sudah berkembang menjadi topan--kini bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Topan ini tentu sangat membahayakan. Untuk detail datanya, seperti disampaikan Tropical Cyclone Warning Center BMKG, pada pukul 08.57 WIB Surigae berada di koordinat 8,6 LU dan 136,5 BT atau sekitar 1.090 kilometer sebelah utara Biak.

Siklon ini kemudian bergerak menuju barat daya dengan kecepatan 1 knot (2 km/jam) menjauhi wilayah Indonesia. Siklon tersebut diprediksi semakin kuat dalam 24 jam mendatang dan bergerak menuju barat laut menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan maksimum 60 knot (110 km/jam).

"Topan Surigae tidak akan melewati wilayah Indonesia. Arah geraknya adalah barat laut menjauhi wilayah Indonesia," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis (15/04/2021).

Baca Juga: Topan Surigae Bergerak Jauhi Indonesia

Siklon Tropis Surigae merupakan perkembangan dari bibit siklon 94W yang tumbuh di kawasan perairan Pasifik Barat sebelah utara Papua sejak 12 April 2021.

Menurut Fachri, pergerakan siklon tropis yang sudah berkembang menjadi topan tersebut bisa menimbulkan dampak tidak langsung ke wilayah Indonesia. 

Surigae, menurut BMKG, dalam 24 jam ke depan berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Di samping itu, siklon tersebut berpotensi menghadirkan gelombang dengan tinggi 1,25 sampai 2,5 meter di Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud.

Kemudian di Perairan Kepulauan Sitaro, Perairan Bitung-Likupang, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Perairan Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Raja Ampat bagian utara, Perairan Selatan Biak, Teluk Cendrawasih, dan Perairan Jayapura-Sarmi.

Baca Juga: Bali Hujan Lebat Disertai Petir Hari Ini, Potensi Siklon Tropis Jadi badai

Di Perairan Manokwari, Perairan Utara Biak, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat, dan Samudra Pasifik Utara Jayapura siklon berpotensi menimbulkan gelombang dengan tinggi 2,5 sampai empat meter.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait