alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Liga Super Eropa Dihujat, Saham MU dan Juventus Anjlok Mirip Prestasinya

Muhammad Taufiq Rabu, 21 April 2021 | 12:07 WIB

Liga Super Eropa Dihujat, Saham MU dan Juventus Anjlok Mirip Prestasinya
Ilustrasi pasar saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika [Foto: Antara]

Gara-gara kecaman dan reaksi keras para penggemarnya, harga saham Manchester United (MU) dan Juventus (Juve) anjlok.

SuaraJatim.id - Gara-gara kecaman dan reaksi keras para penggemarnya, harga saham Manchester United (MU) dan Juventus (Juve) anjlok.

Dua klub raksasa Eropa ini dikecam para penggemarnya karena inisiator Liga Super Eropa. Liga ini sendiri ditolak oleh fans, otoritas sepak bola (FIFA), termasuk pemerintahnya.

Di Wall Street saat ini saham MU turun 6,0 persen. Kondisi ini berkebalikan dari kondisi sebelumnya yang sempat naik hampir tujuh persen pada Senin (19/4) atau sehari setelah Liga Super Eropa dibentuk Minggu (18/4).

Sementara di Milan, harga saham Juventus terus turun 4,2 persen setelah menutup hari sebelumnya pada level tertinggi sejak September 2020.

Baca Juga: ESL Layu Sebelum Berkembang, Agnelli Lepas Jabatan Presiden Juventus?

Dikutip dari Antara, kedua tim tersebut berada di antara klub-klub besar Eropa yang menggagas kompetisi Liga Super Eropa yang menjamin imbalan hingga miliaran dolar bagi para inisiatornya.

Namun, rencana tersebut justru menuai kemarahan dari berbagai pihak, termasuk penggemar, otoritas sepak bola hingga kepala negara.

Nasib Liga Super Eropa pun kini kian terancam setelah seluruh klub Inggris pada hari ini telah mengumumkan pengunduran diri mereka dari kompetisi tandingan Liga Champions tersebut.

Liga Super Eropa kini hanya menyisakan tiga klub Italia, yakni AC Milan, Inter Milan dan Juventus serta tim-tim Spanyol, Atletico Madrid, Barcelona dan Real Madrid, yang presidennya Florentino Perez didapuk sebagai ketua umum.

Terlepas dari kekisruhan yang terjadi, Bank investasi Amerika Serikat JP Morgan sebagai penyokong dana proyek tersebut mengumumkan pada Senin bahwa tidak akan ada perubahan apa pun terkait rencananya itu, demikian AFP.

Baca Juga: Pemain Liverpool Kompak Bikin Petisi Penolakan Liga Super Eropa

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait