Viral Mobilio Halangi Ambulance di Mojokerto, Warganet Ini Salahkan Polisi

Baru-baru ini kembali viral sebuah mobil menghalangi ambulance di Mojokerto.

Muhammad Taufiq
Rabu, 19 Mei 2021 | 10:30 WIB
Viral Mobilio Halangi Ambulance di Mojokerto, Warganet Ini Salahkan Polisi
Tangkapan layar video Mobilio halangi Ambulance [Tangkapan layar WhatsApp]

SuaraJatim.id - Baru-baru ini kembali viral sebuah mobil menghalangi ambulance di Mojokerto. Mobilio berwarna hitam itu tidak mau memberi jalan saat ambulance melintas dengan sirine meraung di belakangnya.

Bahkan terlihat minibus tersebut sengaja melaju dengan kecepatan tinggi, dan terkesan menghalang-halangi mobil ambulance yang ingin melintas. Video ini beredar di grup-grup WhatsApp dan media sosial warga Mojokerto.

Salah pengunggah video ini akun Instagram @dashcamindonesia. Perekam video berada di mobil di depan Mobilio tersebut. Dalam video, si perekam nampak memberi caption videonya seperti ini:

"Dari sini saya mendengar sirine dan melihat rotator merah di spion, Saya langsung sein kiri dan ambil jalur kiri, Ternyata ambulance, Dan silakan lihat respon dari Mobilio "W 1002R L". Mau didahului oleh ambulance, Mobilio tersebut malah ikutan kenceng dan makin ke kiri," tulis pembuat video.

Baca Juga:Polisi Meringkus Geng Motor Mojokerto Diduga Pelaku Pengeroyokan

Bahkan, diakhir video yang berdurasi 41 detik tersebut disertai dengan gambar berwarna kuning bertuliskan "Kawan, mari segera beri jalan jika sirine PMK dan ambulance mulai terdengar. APA SULITNYA MENEPI," dan lambang sirine disematkan.

Postingan di Instagram ini membetot warganet dan sudah ditonton sebanyak 18 ribu kali. Respons warganet di kolom komentar pun beragam kepada pemilik Mobilio tersebut.

"Kupingnya budeg itu kesumpel sama cicilan," tulis akun @riferdyaf

"Saya rasa dia grogi plus pengguna mobil yg baru upgrade dari motor. Di awal dia mau nepi ke kanan biar ambulance ke kiri. Eh di akhir dia baru ingat . Nepi itu ke kiri . Jd serba salah Mari husnudzon ," akun @gilang_ramadhan_

"Yang salah itu polisi, karena meluluskan permintaan SIM dengan cara menembak dan tidak ada evaluasi lagi setelah itu. Hampir tidak pernah ada pencabutan SIM walaupun terbukti melanggar lalulintas berkali-kali," tulis akun @riusxave.

Baca Juga:Polisi Mojokerto Hadang Pikap Takbir Keliling Modus Bagikan Zakat

"Sopir ambulans juga ragu" mau nyalip," tulis akun Instagram @yuli.anto42.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini