alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Seorang Pasien Covid-19 di Kota Blitar Kabur Saat Jalani Karantina

Muhammad Taufiq Rabu, 23 Juni 2021 | 17:01 WIB

Seorang Pasien Covid-19 di Kota Blitar Kabur Saat Jalani Karantina
Rumah Sakit Syuhada Haji Kota Blitar Jawa Timur [Suara.com/Farian]

Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kabur dari karantina di RSUD Syuhada Haji, Kota Blitar.

SuaraJatim.id - Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kabur dari karantina di RSUD Syuhada Haji, Kota Blitar. Pasien berumur 30 tahun tersebut kabur dengan cara merusak pintu kamar.

Larinya pasien ini diketahui saat perawat hendak melakukan perawatan rutin pagi hari. Pasien yang kabur tersebut berinisial A dan tercatat sebagai warga Sanankulon, Kabupaten Blitar.

"Jadi diketahui saat petugas mau melakukan perawatan rutin pagi. Saat ke ruangan, pasien sudah tidak ada di tempat," ujar Humas RS Syuhada Haji, Masud, Rabu (23/7/2021).

Ia menjelaskan, ruangan isolasi bagi pasien Covid-19 dikunci dari luar. Hal ini karena pada perawatannya tak boleh sembarangan orang masuk dan keluar.

Baca Juga: Pilu! Bocah Blitar Tewas Tertimpa Tembok Pagar

Masud mengungkapkan, A kabur dengan cara merusak kunci pintu ruangan. Ketika dia kabur, petugas di RS Syuhada Haji sedang sibuk karena kedatangan pasien baru.

Selama ini, okupansi tempat tidur di RS Syuhada Haji nyaris penuh. Dari 21 tempat tidur yang ada, hampir seluruhnya terisi pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

Setiap kamar yang ada berisi tiga tempat tidur. Kebetulan, A dirawat di ruangan sendirian. Dua tempat tidur lainnya masih kosong dan rencananya akan diisi oleh seorang pasien yang baru masuk.

"Ada dua (tempat tidur yang kosong). Rencananya akan mau kami isi lagi," ujarnya.

A merupakan pasien terkonfirmasi positif yang sudah lima hari menjalani perawatan di RS Syuhada Haji. Sejak Sabtu (19/7/2021), A dirawat di rumah sakit. Pada swab terakhir, A masih terpapar virus corona.

Baca Juga: Kapolres Blitar Temui Mbah Poniman, Janji Tangkap Pelaku Penjambretan

Namun ketika perawat hendak memberikan perawatan, A sudah lebih dulu kabur meninggalkan rumah sakit. Kondisi ini dibenarkan oleh Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait