SuaraJatim.id - Sejak pagi tadi akses masuk ke Kota Surabaya ditutup total, terutama akses masuk utama di bundaran waru depan Mal Cito. Para pengendara baik roda dua maupun roda empat diminta putar balik.
Sejumlah petugas kepolisian nampak berjaga-jaga di akses masuk tersebut. Mereka mengarahkan pengendara putar balik dan memasang separator jalan. Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang kurang lebih sejauh satu kilo meter ke arah Sidoarjo.
Penutupan ini membuat pengendara kebingungan sebab merasa tidak ada sosialisasi dan pemberitahuan sebelumnya. Salah satunya diungkapkan Pak Rus. Ia mengaku ditolak masuk Surabaya.
Rus, pria tua sopir truk itu mengaku sudah meminta izin kepada petugas namun ditolak. Bahkan Ia mengaku sudah meminta izin tiga kali agar diberikan akses masuk.
Baca Juga:Program Bansos UMKM Ternyata Bawa Berkah, Begini Cara Daftarnya
"Ditolak. Sudah tiga kali. Mau muat barang," katanya kepada wartawan di Bundaran Waru, Rabu (07/07/2021).
Rus juga sudah mencoba sejumlah akses masuk jalan alternatif lain. Namun hasilnya sama saja. Sejumlah akses jalan lain macet sebab ada penutupan jalan.
Di tanya bagaimana dengan pekerjaannya? Rus tidak tahu apa masalah sebenarnya yang menyebabkan penutupan akses jalan masuk Kota Surabaya tersebut.
"Saya tidak tahu masalahnya apa. Saya tidak tahu. Saya kirim, ambil muatan ke Wonocolo, sampai sekarang tidak bisa masuk," katanya menegaskan.
Sebelumnya, sejak 3 Juli 2021 Kota Surabaya menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hari sebelumnya sejumlah pengendara masih dibolehkan masuk dengan syarat membawa hasil swab dan vaksin.
Baca Juga:Resmi! Gerbang Exit Tol Semanggi Dibuka di Hari ke-5 PPKM Darurat Jakarta
Namun mulai hari ini, sejak pagi tadi akses menuju ke dalam Kota Surabaya mulai ditutup total. Apakah Surabaya lockdown? Belum ada konfirmasi resmi dari kepolisian dan pemerintah kota setempat.
Kontributor : Achmad Ali