Polisi Buru Penyebar Pesan Berantai Ajakan Demo PPKM Darurat di Kota Malang

Polisi Malang memburu penyebar pesan berantai ajakan demo memprotes Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di grup-grup WhatsApp warga.

Muhammad Taufiq
Rabu, 14 Juli 2021 | 17:11 WIB
Polisi Buru Penyebar Pesan Berantai Ajakan Demo PPKM Darurat di Kota Malang
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto. [Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia]

SuaraJatim.id - Polisi Malang memburu penyebar pesan berantai ajakan demo memprotes Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di grup-grup WhatsApp warga.

Seperti dijelaskan Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto. Pelaku penyebaran pesan diduga berasal dari luar Malang. Budi melanjutkan, polisi telah membentuk tim untuk menyelidiki pembuat pesan berantai ajakan untuk demonstrasi tersebut.

Pesan berantai itu berisi ajakan menentang aturan PPKM Darurat yang menutup sejumlah jalan di Kota Malang. Sasaran demonstrasi yakni di depan gedung Balai Kota Malang, Rabu (14/7/2021).

"Kami lagi mendalami nih siapa pengunggah pertama ini. Karena dua jam setelah aktif langsung menghilang akun ini (penyebar pesan berantai)," katanya dikonfirmasi di Mapolresta Malang Kota, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga:Penyebar Pesan Berantai Ajak Demo Menentang PPKM Darurat Diburu Polisi

Budi menjelaskan, nama orator dan koordinator utama demonstrasi yang tercantum pada pesan berantai juga telah dikonformasi pihak penyidik. Diketahui nama-nama tersebut dicatut oleh oknum.

"Itu nomor-nomor yang dicatut juga tidak ada. Saya tahu kok masyarakat Malang Raya ini damai dan teredukasi. Mereka punya attitude yang baik," kata dia.

AKBP Budi menduga pelaku sengaja menyebar pesan berantai itu untuk mengadu domba. "Khawatir saya ada pihak luar yang mengkambinghitamkan. Masyarakat kami juga aware kok," tutur dia.

Ia menambahkan, pesan berantai seruan demo menentang PPKM darurat itu terbukti kuat hoaks, lantaran menjelang sore terpantau tidak ada massa aksi di kawasan Balai Kota Malang.

"Karena kami ketahui DPR sendiri sekarang WFH sejauh ini tidak ada masyarakat yang datang ke Balkot atau DPR," urainya.

Baca Juga:Petugas PPKM Darurat Sita Tabung Gas Penjual Nasgor, Warganet: Pedagang Bukan Kriminal!

Terlepas dari itu, pemerintah maupun aparat tidak akan melarang masyarakat menyuarakan pendapat, selama dilakukan dengan cara yang prosedural. Terlebih di suasana wabah Covid-19 ini.

"Jadi kami mengimbau di masa pandemi audiensi dulu. Mengirimkan dua orang. Berkirim surat dan nanti kami bantu ke anggota dewan atau pak Wali Kota. Daripada menciptakan kerumunan belum tentu kalau bersuara kerasa aspirasinya tersampaikan," ujarnya.

Sebelumnya, ajakan demo memprotes PPKM Darurat juga terjadi di Kediri. Poster ajakan demo disebar ke WAG warga Kediri. PCNU Kediri sampai mengajak warga Nahdliyin Kediri tidak ikut dalam aksi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini