alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rumah Terbakar, Bocah 6 Tahun Terkunci Dalam di Kamar Tewas Terpanggang di Surabaya

Muhammad Taufiq Jum'at, 30 Juli 2021 | 15:17 WIB

Rumah Terbakar, Bocah 6 Tahun Terkunci Dalam di Kamar Tewas Terpanggang di Surabaya
Kebakaran di kawasan Sukolilo Kota Surabaya [SuaraJatim/Dimas Angga]

Seorang bocah tewas terpanggang saat rumahnya terbakar di Jalan Teknik Komputer (Perum Dosen ITS Blok U Gang 1) Keputih Sukolilo Kota Surabaya.

SuaraJatim.id - Seorang bocah tewas terpanggang saat rumahnya terbakar di Jalan Teknik Komputer (Perum Dosen ITS Blok U Gang 1) Keputih Sukolilo Kota Surabaya.

Dalam peristiwa kebakaran itu, si bocah terkunci di dalam kamarnya. Malang, bocah 6 tahun berinisial IB itu tidak selamat saat kebakaran terjadi. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar 10.36 WIB, Jumat (30/7/2021).

Korban sudah dievakuasi. Namun petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya hingga saat ini masih berupaya memadamkan sisa-sisa api yang masih berkobar.

Untuk menjinakkan api, 12 mobil PMK dikerahkan. Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana membenarkan adanya satu korban meninggal dunia dalam keadaan terbakar.

Baca Juga: 6 Wisata Alam Kota Surabaya Ini Bikin Betah, Cocok Buat 'Ngadem'

"Iya benar. Sudah dievakuasi. Ini saya masih di TKP. Nanti saya sampaikan lagi ya. Ini masih bantu rekan-rekan PMK," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bocah tersebut sedang sendirian tidur di dalam kamar rumah ketika kebakaran terjadi.

Ibu serta neneknya sedang pergi ke pukesmas. Dan saat bepergian itu, pintu rumah dikunci dari luar.

"Korban posisinya berada di kamar tidur depan dekat dengan dapur," kata salah satu petugas PMK.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dedik Irianto menjelaskan jika korban sempat terkunci di dalam rumah. Hal itu diketahui karena pada waktu petugas mengevakuasi, sempat kesulitan karena pintu tertutup.

Baca Juga: Demi Bersihkan Pantai, Perempuan Asal Surabaya Ini Rela Hidup Nomaden di Kapal Yacth

"Kebakaran itu kayaknya sudah lama. Jadi itu keluarganya keluar. Anak itu (korban) ditinggal sama neneknya. Kemudian neneknya berangkat ke Puskesmas. Anak itu dikunci di kamar. Jadi kamarnya tadi terkunci. Rumahnya juga dikunci semua," ungkap Dedik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait