alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dukung TKA China, Ferdinand: Daripada yang Masuk Cuma Tukang Jual Dalil? Bikin Rusuh..

Muhammad Taufiq Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:20 WIB

Dukung TKA China, Ferdinand: Daripada yang Masuk Cuma Tukang Jual Dalil? Bikin Rusuh..
Ferdinand Hutahaean [Foto: Suara.com]

Pegiat Media Sosial Ferdinand Hutahaean mendukung Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China masuk ke Indonesia.

SuaraJatim.id - Pegiat Media Sosial Ferdinand Hutahaean mendukung Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China masuk ke Indonesia. Menurut dia, para TKA itu berperan menggerakkan ekonomi bangsa.

Pendapat Ferdinand tersebut merupakan respons terhadap cuitan Said Didu di Twitter. Mulanya Said Didu mengatakan bahwa dirinya sudah mempersoalkan perihal masuknya TKA China sejak tahun 2016.

Namun, katanya, dia seperti berteriak di padang pasir karena banyak aturan yang diubah demi memudahkan TKA China masuk Indonesia.

"Saya persoalkan TKA Asing dari China sejak 2016 (saat masih di dalam pemerintahan) tapi seakan berteriak di padang pasir. Mereka sangat kuat. Bahkan aturan selalu diubah demi memudahkan mereka masuk ke Indonesia. Semoga tiba saatnya kita kembali berdaulat," tulis Said Didu.

Baca Juga: TKA China Masuk RI Selama PPKM, Fadli Zon: Lelah Kritik Terus, Mereka Dilindungi Penguasa

Melihat cuitan itu, Ferdinand Hutahaean pun menyinggung soal pesawat Merpati yang bangkrut. Dan di saat itulah Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa TKA China berperan menggerakkan perekonomian.

"Jadi mengapa dulu pesawat merpati dari Cina saat anda masih berkuasa hingga Merpati bangkrut? Apakah anda merasa bangkrutnya Merpati itu adalah sebuah prestasi besar saat anda menjabat? TKA Cina itu berperan dlm menaikkan pergerakan ekonomi, beda sekali dgn yg cm jualan ayat," kata Ferdinand.

Gara-gara cuitannya itu, akun akun @Munir_Timur nampak geram. Munir lantas berargumen, dengan banyaknya TKA yang masuk Indonesia, maka akan berdampak pada transfer remitansi dalam balance of payment. Sehingga, apa yang dibilang Ferdinand TKA akan menggerakkan ekonomi itu adalah logika sesat.

"Banyak orang² bodoh spt @FerdinandHaean3 mengisi wacana publik dg opini yg menyesatkan. Makin banyak TKA, akn berdampak pd transfer remitansi dlm balance of payment. Jadi logika makin banyak TKA menguntungkan ekonomi RI itu sesat dan menyesatkan," tulis Munir Timur dikutip Rabu 11 Agustus 2021.

Munir kemudian membeberkan data kepada Ferdinand Hutahaean. Dari situ, Munir lalu menjelaskan bahwa transfer personal dalam NPI itu surplusnya terkoreksi, dan salah satu faktornya adalah pembayaran TKA.

Baca Juga: TKA China Datang saat PPKM Level 4, Fadli Zon: Mereka Dilindungi Penguasa

"Biar jelas saya kasi data ke @FerdinandHaean3 bhw transfer personal dlm NPI itu surplusnya terkoreksi. salah 1 faktornya adlh adalah meningkatnya pembyaran transfer personal TKA sebesar USD 0,9 miliar dr periode sebelumnya," bebernya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait