Cara Pelajar Surabaya Kumpulkan Uang Mencapai Rp 1 Miliar Buat Bantuan Covid-19

Beberapa waktu lalu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan warga Surabaya sangat hebat.

Muhammad Taufiq
Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:17 WIB
Cara Pelajar Surabaya Kumpulkan Uang Mencapai Rp 1 Miliar Buat Bantuan Covid-19
Pelajar Surabaya berikan sumbangan buat penanganan Covid-19 [Foto: Antara]

Kepala SMP Negeri 1 Surabaya Akhmad Suharto mengatakan aksi sosial pelajar sudah dilakukan di SMP Negeri 1 Kota Surabaya sejak 30 Juli hingga 12 Agustus 2021.

"Jadi ide awal gotong royong peduli Suroboyo itu program dari semua siswa dan didukung Dinas Pendidikan. Pada prinsipnya, bagaimana Surabaya itu cepat bangkit dan pulih seperti semula," kata Suharto.

Tidak hanya pelajar SMP, gerakan sosial juga dilakukan pelajar SD di Kota Surabaya. Salah satunya terjadi di SD Negeri 1 Airlangga.

Sejak Senin (2/8) lalu, para pelajar silih berganti datang ke SD Negeri 1 Airlangga dengan didampingi orang tuanya untuk menyalurkan bantuan. Bantuan yang diberikan mulai dari mie instan, minyak goreng, gula hingga beras pun berdatangan.

Baca Juga:15 Pendaki Asal Surabaya Sempat Tersesat di Lereng Wilis Usai Kibarkan Merah Putih

Satu per satu siswa masuk dan meletakkan sembako yang dibawanya, di depan gerbang sekolah. Terlihat beberapa keranjang ditata rapi lengkap disertai petunjuk tulisan, agar siswa langsung memasukkan bantuannya sesuai dengan kriteria jenis sembako.

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Airlangga Materai Faridhin mengatakan, pada awalnya pihaknya membuat edaran melalui grup Whatsapp bahwa sekolah menampung bantuan bagi anak-anak yang ingin berdonasi untuk Surabaya Memanggil. Ternyata ada tanggapan baik dari para wali murid.

Melalui kegiatan ini, Materai berharap menumbuhkan kepedulian dan rasa empati sejak dini kepada lingkungan sekitarnya. Khususnya saat ini adalah warga yang terdampak COVID-19. Setelah semua bantuan terkumpul, bantuan itu diserahkan ke Pemkot Surabaya melalui Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

Plt. Kepala Bidang Sekolah Menengah (Sekmen), Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Tri Aji Nugroho menilai, di tengah banyaknya warga yang membutuhkan, ternyata pelajar di Surabaya justru menginisiasi gerakan sosial.

Gerakan ini sebagai empati yang tinggi dan peka terhadap lingkungan sosial. Tentunya, hal ini menjadi sebuah gerakan yang luar biasa.

Baca Juga:Ayo Dulur! Buruan Ikuti Vaksinasi Massal Dosis 2 di Surabaya, Masih Dibuka 4 Hari Kedepan

"Kami berhharap semua sekolah baik itu sekolah negeri swasta ikut tergerak. Bukan hanya siswa mungkin juga guru-guru atau siapapun," ujarnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini