Masing-masing Osis sekolah melaporkan hasil rekapan bantuan yang terkumpul setiap harinya. Akhirnya, hanya dalam waktu dua pekan, dari tanggal 2 sampai 13 Agustus seluruh bantuan berhasil terkumpul.
Siswa yang duduk di bangku kelas 9 SMP ini mengaku terkejut sekaligus bangga karena tidak menyangka jika dana yang berhasil mereka kumpulkan ternyata lebih dari Rp1 miliar. Sebab, bantuan itu bersifat sukarela, sehingga, mereka tidak menargetkan berapa jumlah bantuan yang harus terkumpul.
"Terkejut, jadi ramai di sosial media juga. Mereka menyisihkan tabungannya, ada juga wali murid yang ikut berpartisipasi menyumbang untuk program ini," ujarnya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (19/08/2021).
Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 1 Surabaya Muhammad Hilmy Farasyah berharap, dengan adanya program gotong royong sekolah peduli Suroboyo ini, dapat meringankan beban masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Ia sendiri juga menyisihkan uang saku dari ayah dan ibunya untuk membantu penanganan COVID-19 di Surabaya.
Baca Juga:15 Pendaki Asal Surabaya Sempat Tersesat di Lereng Wilis Usai Kibarkan Merah Putih
Pelajar kelas 9D SMPN 1 Surabaya ini tak lupa juga mengajak rekan-rekan sekolahnya yang lain untuk turut serta bergotong-royong mendukung pemkot meringankan beban masyarakat terdampak.
Hal sama juga diutarakan salah satu siswi kelas 6 SD Negeri 1 Airlangga Natalia Wahyu Putri. Ia mengaku senang bisa menjadi bagian dalam membantu Kota Surabaya. Ia menceritakan, orang tuanya pernah terpapar COVID-19 pada tahun 2020.
Oleh sebab itu, ia pun secara sadar ingin membantu teman-temannya yang sedang mengalami kesulitan. Itu semua karena kemauan sendiri dan tidak ada paksaan.
Difasilitasi sekolah
Sejumlah sekolah di Surabaya mendukung aksi sosial dengan menyediakan posko Gotong Royong Sekolah Peduli Suroboyo di halaman sekolah. Pelajar atau orang tua ketika hadir di sekolah dapat memasukkan sendiri bantuan ke dalam drop box dengan cara drive thru dan langsung pulang.
Baca Juga:Ayo Dulur! Buruan Ikuti Vaksinasi Massal Dosis 2 di Surabaya, Masih Dibuka 4 Hari Kedepan
Seperti yang ada di SMPN Negeri 1 Surabaya, terlihat sejumlah pelajar datang bergantian dengan didampingi orang tuanya ke sekolah dengan membawa bahan kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, gula, hingga minyak goreng. Setelah semua bantuan ini terkumpul, pihak sekolah kemudian menyalurkannya kepada Pemkot Surabaya untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.