"Saya buat beribadah saja ketika di dalam penjara. Alhamdulillah perlakuan saya dinilai baik, sehingga hukuman yang mestinya 1,5 tahun menjadi 10 bulan," terangnya.
Setelah keluar penjara, Candra mulai menata ulang hidupnya. Ditambah pasca cerai dengan istrinya, dia menghidupi satu anak yang sudah duduk dibangku sekolah dasar (SD). Hal itu lah yang menjadi landasan dirinya harus berubah dan tak terjerumus dalam dunia hitam.
"Keluar dari penjara, saya kembali bekerja di bakso milik orang tua. Namun lama-lama saya akhirnya memberanikan diri membuka usaha sendiri lagi," tukasnya.
Sebagai perbandingan, usaha bakso yang digeluti kini lebih besar untungnya ketimbang usaha bakso sebelumnya.
Baca Juga:Perkuat Sinergitas, Semen Gresik Bangun Sarana Infrastruktur Polres Rembang
Bahkan dari hasil usahanya, ia berani menyunting perempuan yang akhirnya menjadi istrinya. Pertemuannya dengan istrinya juga tidak sengaja. Sang istri kebetulan menjadi pelanggan setia setelah dirinya mengawali usaha kedua buka bakso.
"Baru bulan Juli 2021 kemarin melangsung pernikahan. Jadi kenal, saya dekati kemudian saya lamar di rumahnya," kenangnya.
Agar tidak terjebak dalam lubang yang sama, Candra berpesan kepada teman-temannya mantan napi supaya tidak menyentuh barang haram tersebut. Sekali menyentuh lagi, pasti akan susah keluar dari jeratan narkoba.
"Dibalik semua ini ada hikmahnya. Tidak mau kembali lagi, saya bahagia dengan kehidupan ku saat ini," katanya.
Kontributor : Amin Alamsyah
Baca Juga:Pagi-pagi Berangkat Kerja, Cewek Gresik Shock dan Nangis Jadi Korban Begal Payudara