- Gudang sembako dan kertas di Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, ludes terbakar akibat korsleting listrik pada Senin dini hari.
- Tujuh unit pemadam kebakaran gabungan dikerahkan untuk menjinakkan api yang tersembunyi di balik tumpukan material gudang tersebut.
- Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah bagi pemilik gudang.
SuaraJatim.id - Sebuah gudang besar yang menjadi tempat penyimpanan sembako dan gulungan kertas di Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, ludes diamuk si jago merah, Senin dini hari (15/6/2026).
Material kering yang menumpuk di dalam bangunan, terutama tumpukan kertas, menjadi makanan empuk bagi api. Dalam hitungan menit, asap hitam pekat mengepul, menciptakan pemandangan mencekam yang memicu kepanikan massal di kawasan pemukiman tersebut.
Skala kebakaran yang begitu besar memaksa otoritas pemadam kebakaran mengerahkan kekuatan penuh. Lebih dari tujuh unit armada tempur pemadam dari gabungan Kota dan Kabupaten Kediri diterjunkan ke lokasi. Namun, melawan api di dalam gudang logistik ternyata bukan perkara mudah.
Titik api utama justru tersembunyi jauh di jantung bangunan, tertimbun oleh material kertas dan sembako yang bertumpuk.
Baca Juga:Drama Tujuh Jam Pemadaman Api di Gudang Raksasa Jombang
Air yang disemprotkan dari luar seolah hanya menyentuh permukaan. Dalam kondisi genting, petugas mengambil tindakan taktis yang ekstrem: menjebol dinding kokoh bangunan tersebut.
"Titik apinya tersembunyi di balik tumpukan logistik. Kami harus menjebol sebagian dinding tembok untuk memastikan air bisa menembus jantung api," papar Kepala UPT Damkar Kota Kediri, Dhany Adi Projo, dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Perjuangan para petugas di lapangan semakin berat lantaran hembusan angin yang kencang dan kondisi cuaca musim kemarau yang sangat kering.
Alih-alih mereda, angin justru membuat api seolah mendapat asupan energi baru untuk terus mengamuk di dalam struktur bangunan.
Setelah berjibaku selama beberapa jam melawan panas yang menyengat, tim gabungan akhirnya berhasil melokalisasi rambatan api sebelum menyentuh rumah-rumah warga.
Baca Juga:Istri Pergi Beli Makan, Kakek di Ngawi Tewas Terjebak Kobaran Api di Rumah
Meski api telah berhasil dijinakkan, aroma sangit masih menyengat di sekitar area yang kini telah dipasangi garis polisi.
Berdasarkan hasil olah TKP awal dari jajaran Polres Kediri Kota, penyebab petaka ini diduga kuat berasal dari hubungan pendek arus listrik atau korsleting pada jaringan kabel internal gudang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, pemilik gudang harus menelan pil pahit. Struktur bangunan yang rusak parah serta ludesnya stok sembako dan gulungan kertas membuat kerugian materiil ditaksir mencapai angka ratusan juta rupiah.