Teriakan Ampun Pak yang Berakhir Duka: Misteri Kematian Widi di Tangan Oknum Polsek Beji

Pada Senin sore, 3 Agustus 2026, Widi Nur Cahyono ditangkap tanpa surat tugas oleh lima anggota Polsek Beji di Desa Gununggansir, Kabupaten Pasuruan.

Wakos Reza Gautama
Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:33 WIB
Teriakan Ampun Pak yang Berakhir Duka: Misteri Kematian Widi di Tangan Oknum Polsek Beji
Nasib tragis menimpa Widi Nur Cahyono (43), seorang warga Desa Gununggansir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Pria tersebut meninggal dunia secara mengenaskan setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Polsek Beji pada Senin (3/8/2026) sore. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Pada Senin sore, 3 Agustus 2026, Widi Nur Cahyono ditangkap tanpa surat tugas oleh lima anggota Polsek Beji di Desa Gununggansir, Kabupaten Pasuruan.
  • Widi tewas dengan kondisi lebam dan benjolan di tubuhnya setelah sempat menjerit minta ampun di dalam mobil polisi.
  • Polres Pasuruan menyelidiki empat oknum anggota Polsek Beji melalui Tim Propam dan memindahkan jenazah korban untuk autopsi ulang di Surabaya.

SuaraJatim.id - Senin (3/8/2026) sore, di Desa Gununggansir, Kecamatan Beji, Pasuruan, Widi Nur Cahyono (43) masih sibuk dengan rutinitasnya di sebuah loket pembayaran, tak jauh dari rumahnya.

Tiba-tiba sebuah mobil merapat dan lima pria tegap merangsek masuk ke ruang pribadinya. Tanpa basa-basi, tanpa selembar surat tugas yang ditunjukkan, para pria yang belakangan diketahui sebagai anggota Unit Reskrim Polsek Beji itu menyeret Widi. Mereka menuduh Widi terlibat judi online dan narkoba.

Alih-alih proses hukum yang prosedural, yang terdengar justru suara yang menyayat hati. Dari kejauhan, pihak keluarga hanya bisa terpaku saat mendengar jeritan pilu yang memecah kesunyian sore.

"Kami tidak tahu kakak saya diapain. Kami hanya mendengar teriakan 'Ampun, Pak!'. Setelah itu semua hening," ujar Lukman, adik korban, di rumah duka, Selasa (4/8/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga:Polres Pasuruan Gagalkan Peredaran 41 Paket Sabu, Empat Tersangka Dibekuk

Jeritan ampun itu ternyata adalah kata-kata terakhir yang bisa dikirimkan Widi kepada keluarganya. Saat mobil polisi itu berlalu pergi membawa Widi, mereka tak pernah menyangka bahwa sang kakak tidak akan pernah kembali dalam keadaan bernyawa.

Widi dilarikan ke Puskesmas Beji dalam kondisi yang mengerikan. Kesadarannya telah hilang. Di wajahnya, jejak-jejak kekerasan terlihat jelas. Lebam membiru dan benjolan besar bersarang di bawah telinga kanannya.

Tim medis hanya bisa menggeleng kepala, Widi dinyatakan meninggal dunia dalam kondisi kritis sebelum sempat mendapat perawatan intensif.

Kematian Widi yang mendadak dan penuh luka ini langsung memicu gelombang amarah dan kecurigaan. Tuduhan penganiayaan liar pun mengarah pada oknum petugas yang melakukan penyergapan.

"Katanya kasus judol dan narkoba, tapi tidak ada bukti. Bahkan surat penangkapan resmi pun tidak ada," tegas Lukman, menuntut keadilan atas nyawa kakaknya yang hilang secara tragis.

Baca Juga:Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang

Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi Korps Bhayangkara di Pasuruan. Tak ingin bola panas terus bergulir, Polres Pasuruan langsung mengambil langkah tegas. Empat anggota Unit Reskrim Polsek Beji, termasuk sang Kanit, kini berada di bawah bidikan Tim Propam.

"Kami dari Pak Kapolres mengucapkan rasa duka dan mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak keluarga korban," ujar Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno.

Meski ada pernyataan awal dari rumah sakit yang menyebut tidak ada bekas penganiayaan, polisi memilih jalan transparansi.

Jenazah Widi pun dipindahkan ke Surabaya untuk autopsi ulang guna memastikan apa yang sebenarnya terjadi di dalam mobil dan di lokasi penangkapan yang mencekam itu.

"Apabila ada kesalahan prosedur atau tindakan tegas yang melampaui batas, akan kami tindak tegas. Kasus ini akan diselesaikan secara transparan," janji Iptu Joko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak