Sebagai orang tua Ansor, dari awal melihat ada kelebihan pada diri kepada putrinya dalam hal tartil serta menghafal Alquran. Kami juga selalu memotivasi bahwa tidak semua orang bisa diberi kemudahan dalam menghafal Alquran.
"Pada waktu di tingkat SD ananda kalau di antar jemput saya selalu murojaah juz 30 sedangkan ananda mendengarkan. Bahkan ananda hafal juz 30 bisa dikatakan lewat antar jemput di atas motor," ungkapnya.
Harapan kami bisa menempuh pendidikan yang ada program tahfiznya, itu demi menjaga hafalanya. Karena menjaga jauh lebih sulit dari pada menghafal. "Serta kelak menjadi pribadi yang Qurani yang bisa membawa keberkahan bagi keluarga di dunia dan akhirat," harapnya.
Baca Juga:Akui Persipura Tim Kuat, Demerson: Tapi Persela Juga Bagus