alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ketika Maag Tak Juga Sembuh, Dokter Warning Gejala Kanker Hati

Muhammad Taufiq Rabu, 29 September 2021 | 11:21 WIB

Ketika Maag Tak Juga Sembuh, Dokter Warning Gejala Kanker Hati
ilustrasi hati

Anda punya keluhan maag yang tidak kunjung sembuh meskipun sudah diobati? Sebaiknya segera periksakan ke dokter penyakit dalam.

SuaraJatim.id - Anda punya keluhan maag yang tidak kunjung sembuh meskipun sudah diobati? Sebaiknya segera periksakan ke dokter penyakit dalam.

Bisa jadi, maag yang kunjung sembuh tersebut gejala kanker hati. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Besar Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia Irsan Hasan yang juga berpraktik di Departemen Penyakit Dalam RSCM.

Menurut dia, untuk memastikan kondisi pasien yang sebenarnya, perlu pemeriksaan lebih lanjut seperti USG hati, pengukuran AFP (Alfa Feto Protein) dan PIVKA II (Protein Induced by Vitamin K Absence or Antagonist).

Jika pasien diduga kanker hati, metode pemeriksaan tambahan lainnya untuk mendukung diagnosis meliputi biopsi hati, MRI abdomen dan CT-scan abdomen.

Baca Juga: Mengenal Atezolizumab untuk Kanker Hati: Lebih Bagus dari Kemoterapi, Disetujui BPOM

"Tidak selalu mudah membedakan kanker hati dan maag," kata Irsan, seperti dikutip dari Antara, Rabu (29/09/2021).

Pada umumnya kanker hati tidak bergejala sampai stadium lanjut, tapi sebagian orang bisa mengalami nyeri pada perut, perut membesar, kulit dan mata menguning, mudah memar dan perdarahan serta berat badan turun tanpa alasan jelas.

Irsan mengatakan, kanker adalah penyakit progresif yang semakin lama semakin memburuk, sementara penyakit maag hilang dan timbul. Jadi, jika rasa sakitnya tak kunjung hilang dan makin memburuk meski sudah diobati, segera periksakan ke dokter untuk menjalani USG dan endoskopi. Seseorang juga harus waspada bila berat badan semakin turun tanpa alasan yang jelas.

"Kalau kanker semakin besar, berat badan turun. Kalau sakit maag terus menerus dan badan semakin kurus, hati-hati."

Dengan jumlah kasus yang mencapai 21.392 orang pada tahun 2020, kanker hati adalah salah satu kanker yang paling tinggi menyebabkan kematian di Indonesia. Kanker hati juga merupakan penyebab kematian karena kanker peringkat ke-4 di Indonesia dengan angka prevalensi 5 tahun sebesar 22.530 kasus.

Baca Juga: Andai Ada Riwayat Keluarga, Risiko Kanker Hati Bisa Naik 7 Kali Lipat

Karsinoma sel hati (hepatoselular karsinoma/HCC) merupakan salah satu tipe kanker hati utama yang paling umum dengan prognosis (perjalanan penyakit) yang buruk.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait