Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta menyatakan kebakaran vegetasi di Blok Bantengan Bromo

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:18 WIB
Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menduga kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo bukan karena faktor alam tetapi dari aktivitas manusia. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta menyatakan kebakaran vegetasi di Blok Bantengan Bromo terjadi pada Jumat (7/8/2026).
  • Kebakaran tersebut diduga kuat disebabkan oleh kelalaian manusia yang meninggalkan sisa perapian demi menghangatkan diri.
  • Petugas gabungan mengerahkan jalur darat, drone, dan helikopter water bombing untuk memadamkan sisa kebakaran.

SuaraJatim.id - Di balik dinginnya udara yang menusuk tulang di kawasan Gunung Bromo, sebuah luka hitam kini menganga di Blok Bantengan.

Bukan karena amuk alam atau gesekan ranting kering di musim kemarau, namun api yang melalap vegetasi eksotis ini diduga kuat bersumber dari jemari manusia yang mencari kehangatan.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, mengungkapkan sebuah dugaan pahit.

"Ada kemungkinan faktor manusia, bukan alam," ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga:Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Titik api bermula di Blok Bantengan, sebuah area yang menjadi saksi bisu perlintasan warga dan pelancong. Di sana, membentang jalur tradisional yang menghubungkan Desa Arjosari dengan Ranu Pani. Di rute inilah, dugaan kelalaian itu muncul.

Logikanya sederhana namun fatal. Dalam dekapan suhu dingin Bromo yang ekstrem, para pelintas kerap menyalakan perapian kecil atau api unggun untuk sekadar bertahan.

Namun, setitik bara yang lupa dipadamkan atau ditinggalkan begitu saja, bisa dengan cepat berubah menjadi monster yang melahap apa saja di sekitarnya.

"Kadang-kadang orang yang melintas membuat perapian, lalu dimungkinkan lupa atau seperti apa. Sebenarnya tidak ada unsur kesengajaan untuk membakar," tutur Rudi.

Meski dugaan ketidaksengajaan ini menguat, pihak TNBTS tidak mau gegabah. Penyelidikan lanjutan terus digulirkan untuk mencari penyebab pasti sekaligus menentukan sanksi bagi mereka yang terbukti lalai.

Baca Juga:Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Hingga saat ini, lanskap Bromo belum sepenuhnya pulih. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa meski api utama telah dijinakkan, kepulan asap masih keluar dari sisa-sisa akar dan pohon yang terbakar.

Upaya pemadaman kini dilakukan secara masif. Tak hanya mengandalkan otot dan keringat petugas gabungan di jalur darat, teknologi canggih pun dikerahkan. Drone water sprayer milik BPBD Jawa Timur terlihat hilir mudik menyemprotkan air ke titik-titik sulit.

Bahkan, gemuruh helikopter water bombing milik BNPB kini membelah langit Bromo, menjatuhkan ribuan liter air dari ketinggian demi memastikan tak ada lagi bara yang tersisa.

Mengenai kerugian materiil dan kerusakan ekosistem, pihak taman nasional mengaku masih butuh waktu. Pemetaan detail terhadap vegetasi yang hangus perlu dilakukan oleh tim ahli. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini