alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Sumenep Pilih Sinovac Makanya Habis, Padahal Stok Moderna dan Astrazeneca Banyak

Muhammad Taufiq Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:24 WIB

Warga Sumenep Pilih Sinovac Makanya Habis, Padahal Stok Moderna dan Astrazeneca Banyak
Ilustrasi Vaksin (Pexels/Gustavo)

Penanggung jawab vaksin di Dinas Kesehatan Sumenep Imam Muttaqin, mengatakan saat ini daerahnya sudah mengalami kekosongan Vaksin Sinovac.

SuaraJatim.id - Penanggung jawab vaksin di Dinas Kesehatan Sumenep Imam Muttaqin, mengatakan saat ini daerahnya sudah mengalami kekosongan Vaksin Sinovac.

Menurut dia, kekosongan sudah terjadi selama empat hari terkahir karena tingginya animo masyarakat yang ingin disuntik dengan vaksin tersebut.

Di sisi lain, warga Sumenep Madura itu juga lebih memilih divaksin dengan Sinovac ketimbang vaksin lainnya.

"Sebenarnya masih ada stok vaksin AstraZeneca dan Moderna. Namun masyarakat Sumenep lebih suka divaksin menggunakan Sinovac dibanding yang lain," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Stok Vaksin Sinovac di Kabupaten Sumenep Sudah Habis, Istilahnya Pinjam Dulu Lah..!

Karena itu, yang bisa dilakukan saat ini adalah relokasi vaksin dari satu Puskesmas ke Puskesmas lainnya.

"Kalau ada Puskesmas yang membutuhkan vaksin, maka akan diambilkan dari Puskesmas lain yang stok vaksinnya masih ada. Pinjam dululah istilahnya," kata Imam.

Ia menjelaskan, stok vaksin di Dinas Kesehatan untuk Sinovac sudah kosong. Ini karena jumlah masyarakat yang berminat untuk vaksinasi sinovac melonjak tajam.

"Animo masyarakat luar biasa. 1 hari bisa mencapai 10.000 orang yang divaksin," katanya menegaskan.

Kasus serupa ini pernah terjadi pada akhir September 2021. Kala itu bahkan seluruh Puskesmas kehabisan stok vaksin.

Baca Juga: Terungkap Saat Vaksinasi, 500 Warga Asli Kepanjen Malang Ternyata Belum Punya KTP dan KK

"Akhirnya kami pinjam stok vaksin ke kabupaten lain yang stoknya masih banyak. Waktu itu ke Sampang. Tapi Alhamdulillah tidak lama kemudian ada dropping vaksin dari pusat sebanyak 150.000 dosis," paparnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait