'Nerimo Ing Pandum', Sepotong Kisah Guru Sri, Sepulang Ngajar Cari Pakan Kambing

Begitulah Ia. Murid-murid biasa memanggilnya Bu Sri. Sosok guru honorer di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi Jawa Timur itu baru-baru ini menjadi sorotan warganet.

Muhammad Taufiq
Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:35 WIB
'Nerimo Ing Pandum', Sepotong Kisah Guru Sri, Sepulang Ngajar Cari Pakan Kambing
Guru Sri Hastuti hidup sederhana di Ngawi [Foto: Timesindonesia]

SuaraJatim.id - "Menjadi GTT itu adanya senang saja, setiap hari bisa bertemu dengan anak didik, terhibur dengan itu," omongan Sri Hartuti ini sederhana tapi bermakna.

Lalu baca lanjutannya, "Palingan hanya saat akan berangkat, kebetulan bensin habis. Tapi dengan kondisi seperti itu, tetap senang dan menikmati prosesnya."

Begitulah Ia. Murid-murid biasa memanggilnya Bu Sri. Sosok guru honorer di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi Jawa Timur itu baru-baru ini menjadi sorotan warganet.

Kisah guru berusia 43 tahun yang tinggal di tepian hutan jati dengan kondisi rumah jauh dari kata layak huni itu menyedot banyak perhatian dan ramai diperbincangkan.

Baca Juga:Nestapa Guru Honorer di Ngawi, Tinggal Seatap dengan Kandang Kambing

Ditemui di rumahnya, Sri yang murah senyum itu membuka diri. Sosoknya ikhlas alias 'nerimo ing pandum' meskipun tempat tinggalnya jauh dari kata mewah. Rumah berdinding anyaman bambu berlantai tanah, berdiri di atas lahan perhutani.

Sri saat ini mengajar di SD Negeri Pandean 4 sebagai guru kelas 5. Dedikasinya sebagai seorang pendidik terus dia lakukan hingga belasan tahun lamanya. Tujuannya demi pendidikan layak masyarakat sekitar.

"Mulai jadi GTT (Guru tidak tetap) tahun 2007, pertama kali di SD N Pandean 5, Kebun Waru. Kira-kira 5 tahun di sana, kemudian rolling di SDN 4 Pandean, sampai sekarang," katanya, dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Sabtu (23/10/21).

Dia mengisahkan, keinginan untuk menjadi seorang guru sudah ada semenjak masih kecil. Proses yang dia lalui pun tak kalah getir. Dari sekolah dasar, dia harus rela membagi waktu antara belajar di sekolah dan bekerja.
Selepas SD, Sri tidak langsung melanjutkan di jenjang SMP. Dia merantau ke Ibu Kota. "Setelah tabungan cukup baru pulang, dan melanjutkan di SMP," ujarnya.

Keterbatasan ekonomi keluarga saat itu, mengharuskan Bu Guru Sri untuk nderek agar tetap bisa melanjutkan pendidikan setingkat SMA. "Yang penting tetap bisa sekolah. Dulu melanjutkan di SMK Muhammadiyah 1 Ngawi," katanya.

Baca Juga:Tak Bikin PR, Siswa Dipukuli Guru hingga Tewas

"Setelah lulus, saya bekerja dulu di Jakarta, kemudian setelahnya baru melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan pendidikan guru SD, selama 4 tahun," ujarnya.

Selama mengabdikan diri sebagai guru honorer, dirinya mengaku tidak pernah berkeluh kesah. Semua dilalui dengan penuh ikhlas mengabdikan diri sepenuhnya untuk mengajar anak-anak di desanya.

Untuk menutupi kekurangan kebutuhan sehari-hari, Sri mengaku juga memiliki usaha sampingan. Yakni dengan beternak unggas dan beberapa ekor kambing. Selepas mengajar, biasanya dia mencari rumput pakan ternak miliknya.

Saat ini Sri tinggal bersama suami dan ketiga anaknya. Suaminya bekerja serabutan dan seadanya. Penghasilan juga tidak menentu. Tergantung dengan ada tidaknya pekerjaan.

Perjalan hidup tidak ada yang tahu. Saat pemerintah membuka kran seleksi P3K (Pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak) Guru, dirinya mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi tersebut.

Setelah melewati serangkaian proses, Sri lolos passing grade, dan saat ini hanya tinggal menunggu pemberkasan, setelah masa sanggah. "Tentunya sangat bersyukur, dan masih tidak menyangka," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak