alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Surat Al Kafirun Ayat 1-6: Keutamaan dan Tafsirnya

Pebriansyah Ariefana Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:16 WIB

Surat Al Kafirun Ayat 1-6: Keutamaan dan Tafsirnya
Ilustrasi berdoa (pixbay)

Surat Al Kafirun mengandung pernyataan Nabi Muhammad tidak akan menyembah Tuhan selain Allah.

SuaraJatim.id - Surat Al Kafirun adalah surat ke-109 dalam Al Quran dan terdiri atas 6 ayat. Surat ini tergolong sebagai Surat Makkiyah karena diturunkan saat Rasulullah Saw masih di Makkah dan diturunkan setelah Surat Al Maun. Berikut arti Surat Al Kafirun dan tafsir Surat Al Kafirun.

Secara umum, Surat Al Kafirun mengandung pernyataan Nabi Muhammad tidak akan menyembah Tuhan selain Allah dan tidak akan mengikuti apa yang diserukan oleh orang-orang kafir. Hal ini menjadi penegas dan pembeda antara agama Islam dan agama yang dianut oleh orang-orang kafir.

Dalam isi surat tersebut banyak sekali kandungan dan hal yang bisa kita ambil. Berikut adalah 5 hal yang menjadi keutamaan dari Surat Al Kafirun.

Ilustrasi berdoa atau sholat. [Hasan Almasi/Unsplash]
Ilustrasi berdoa atau sholat. [Hasan Almasi/Unsplash]

1. Membangun Pondasi Keimanan

Baca Juga: Surat Al Kahfi Ayat 1-10: Manfaat dan Keutamaan Selamat dari Kiamat dan Dajjal

Dengan membaca Surat Al Kafirun, kita dapat memperkuat pondasi keimanan kita dan menjadikan keimanan lebih kuat. Surat ini berisikan dengan ketundukan dan kepatuhan kita terhadap Allah Swt. Di dalam ayat-ayat Al kafirun menunjukkan bahwa kita adalah orang yang berikrar dan bersaksi hanya kepada Allah Swt.

Pondasi dalam Surat Al Kafirun ini tentunya berlandasakan kepada pelaksanaan rukun iman, rukun Islam, iman dalam Islam, hubungan akhlak dengan iman Islam dan ihsan, dan hubungan akhlak dengan iman.

2. Membangun Keberanian Menghadapi Orang-Orang Kafir

Di dalam surat Al Kafirun terdapat makna, orang-orang Islam siap dalam melawan dan menentang orang-orang kafir. Selain itu, agama Islam tidak bisa disamakan dengan agama mereka. Orang-orang Islam dan orang-orang kafir tentunya berbeda.

3. Menjadi Pembeda Antara Islam dan Kafir

Baca Juga: Masjid Disegel Satpol PP, Ketua MUI Depok Minta Jemaat Ahmadiyah Segera Bertaubat

Surat Al Kafirun juga menjadi pembeda antara Islam dan kafir. Hal ini ditunjukkan oleh ayat tersebut bahwa apa yang disembah, diikuti, dan apa pun yang menjadi aturan Islam tidak sama dengan apa yang mereka yakini. Mereka tidak bisa menjadi muslim dan muslim tidak bisa menjadi mereka.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait