3. Jenderal TNI Abdul Haris Nasution (Desember 1955-1959) Ketua Gabungan Kepala-Kepala Staf
4. Laksamana Udara Soerjadi Soerjadarma (Juli 1959-1961) Ketua Gabungan Kepala-Kepala Staf
5. Jenderal TNI Abdul Haris Nasution (Juni 1962-Februari 1966) Kepala Staf Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Zaman Orde Baru
Baca Juga:Dukung Pilihan Jokowi, Prabowo Sebut Andika Perkasa Sosok Paripurna jadi Panglima TNI
Pada masa Orde Baru, Soeharto menghidupkan jabatan Panglima ABRI. Pemilihan panglima merupakan hak prerogatif presiden.
6. Jenderal TNI Soeharto (Juni 1968-Maret 1973)
7. Jenderal TNI Maraden Panggabean (28 Maret 1973-17 April 1978)
8. Jenderal TNI M. Jusuf (17 April 1978-28 Maret 1983)
9. Jenderal TNI Leonardus Benjamin (LB) Moerdani (28 Maret 1983-27 Februari 1988)
Baca Juga:Menguak 3 Kode Presiden Jokowi Sebelum Pilih Andika Perkasa Jadi Calon Panglima TNI
10. Jenderal TNI Try Sutrisno (27 Februari 1988-19 Februari 1993)