facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Surah Asy Syam, Pilihan Manusia untuk Mengikuti Jalan Lurus atau Tersesat

Pebriansyah Ariefana Senin, 29 November 2021 | 11:16 WIB

Surah Asy Syam, Pilihan Manusia untuk Mengikuti Jalan Lurus atau Tersesat
Surah Asy Syam

Surah Asy Syam termasuk golongan surah makiyah atau surah yang turun di Kota Mekah.

SuaraJatim.id - Surah Asy Syam merupakan surah yang terdapat dalam Al Quran juz 30. Surah ke 91 dalam Al Quran ini menjelaskan tentang potensi yang ada di dalam manusia untuk memilih yang baik atau buruk.

Surah Asy Syam termasuk golongan surah makiyah atau surah yang turun di Kota Mekah. Adapun jumlah ayat dalam surah ini ada 15 syat. Nama surah Asy Syam diambilkan dari ayat pertama dari surat ini yang mempunyai makna matahari.

Melalui surah ini Allah SWT bersumpah dengan makhluk berserta fenomena di muka bumi ini. Dengan sumpah ini tentunya memberikan nilai tinggi kepada makhluk-makhluknya.

Manusia diminta untung merenungi keagungan dan kekuasaan Allah. Dan pada akhirnya nanti manusia menyadari jika hanya Allah yang patut dijadikan objek sumpah.

Baca Juga: Surah Al Mursalat, Surah yang Dapat Menghindari Kita dari Kesyirikan

Dalam surah Asy Syam, Allah bersumpah dengan matahari dan bulan, siang dan malam, serta langit dan bumi. Surah ini sebagai penggugah hati manusia untuk memperhatikan alam semesta. Kemudian dari pengamatan itu manusia bisa mengambil hikmah.

Ilustrasi Al Quran (Foto: shutterstock)
Ilustrasi Al Quran (Foto: shutterstock)

Dari sumpah-sumpah itu terkandung makna yang cukup dalam. Misalnya Allah bersumpah pada siang. Saat siang, terkadang manusia lupa terhadap keindahan waktu siang serta dampaknya. Seharusnya manusia selalu bisa merenungkan fenomena alam pada siang hari.

Dalam ayat 7-10 dijelaskan tentang hakikat yang sangat besar terkait jiwa manusia pada rangkaian sumpah dan berkaitan dengan alam semesta berserta fenomena yang ada di dalamnya.

Pada ayat ini menjelaskan kompleksitas tabiat manusia. Setiap individu atau seorang diri bertanggungjawab atas apa yang telah ia perbuat. Manusia merupakan makhluk yang mempunyai tabiat, potensi serta arah yang kompleks, yakni batasan jika manusia diciptakan dari tanah serta peniupan ruh dari Allah.

Maka dari itu manusia dibekali potensi yang sama untuk berbuat baik dan buruk serta memilih mengikuti petunjuk atau kesesatan. Sejatinya di dalam diri manusia sudah mempu membedakan mana yang baik dan buruk serta mana yang petunjuk dan mana yang sesat.

Baca Juga: Surah Alkahfi, Banyak Cerita di dalammya

Potensi yang sudah ada di dalam diri manusia ini hendaknya selalu direnungkan dengan cara merenungkan dan melihat fenomena siang-malam, langit-bumi serta bulan-matahari.

Ilustrasi masjid (pexels-konevi)
Ilustrasi masjid (pexels-konevi)

Barang siapa yang bisa mempergunakan potensi ini dengan baik dan bisa membersihkan dirinya, niscaya manusia itu akan beruntung.

Berikut lafaz latin Surah Asy Syam beserta artinya:

1. waasysyamsi wadhuhaahaa

2. waalqamari idzaa talaahaa

3. waannahaari idzaa jallaahaa

4. waallayli idzaa yaghsyaahaa

5. waassamaa-i wamaa banaahaa

6. waal-ardhi wamaa thahaahaa

7. wanafsin wamaa sawwaahaa

8. fa-alhamahaa fujuurahaa wataqwaahaa

9. qad aflaha man zakkaahaa

10. waqad khaaba man dassaahaa

11. kadzdzabat tsamuudu bithaghwaahaa

12. idzi inba’atsa asyqaahaa

13. faqaala lahum rasuulu allaahi naaqata allaahi wasuqyaahaa

14. fakadzdzabuuhu fa’aqaruuhaa fadamdama ‘alayhim rabbuhum bidzanbihim fasawwaahaa

15. walaa yakhaafu ‘uqbaahaa

Artinya:

1. Demi matahari dan cahayanya di pagi hari

2. dan bulan apabila mengiringinya

3. dan siang apabila menampakkannya

4. dan malam apabila menutupinya

5. dan langit serta pembinaannya

6. dan bumi serta penghamparannya

7. dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya)

8. maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.

9. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu

10. dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

11. (Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas

12. ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka

13. lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: (“Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya"

14. Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah)

15. dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.

Hakikat yang sangat bernilai ini dibagi menjadi tiga, yakni:

  1. Meninggalkan nilai keberadaan manusia. Manusia menjadikan dirinya sebagai orang yang bisa bertanggungjawab tentang perjalannanya dan bebas memilih kepada kebaikan atau keburukan.
  2. Memberi konsekuensi kepada manusia tentang kembali ke akhirat nanti dan menjadikan segala urusannya sebagai berada di antara kedua tangannya.
  3. Memberikan kesadaran kepada manusia tentang kebutuhannya yang abadi untuk kembali ke pada timbangan-timbangan Tuhan yang baku.
  4. Surah ini juga menceritakan kaum Tsamud yang mengotori jiwanya.

Secara umum, kandungan yang ada di Surah Asy Syam sebagai berikut:

  1. Allah memberikan pilihan kepada manusia untuk berada di jalan ketakwaan atau kekafiran. Manusia mempunyai kebebasan memilihnya.
  2. Menceritakan kaum Tsamud yang dihancurkan oleh Allah karena mereka durhaka. Menghancurkan golongan seperti itu bagi Allah sangat mudah laykanya menciptakan alam semesta.

Semetara iti keutamaan dan manfaat Surah Asy Syam, sebagai berikut:

  1. Apa yang ada di dalam dirinta akan bersaksi di hari kiamat serta masuk surga dari mana pintu yang disukai.
  2. Bersedekah kepada suluruh manusia dan mendapatkan taifik dari Allah.
  3. Bisa dijadikan doa atau wasilah agar memperoleh pertolongan bagi orang yang sedikit rezeki dan taufik, serta banyak mengalami kerugian dan kesedian.

Demikian penjelasan mengenai Surah Asy Syam. Semoga kita bisa memgambil hikmah dan mengamalkan apa yang menjadi perintah Allah dan menjauhi larangannya.

Kontributor : Muhammad Aris Munandar

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait