Artinya: hampir meledak karena marah. Setiap kali ada sekumpulan (orang-orang kafir) dilemparkan ke dalamnya, penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka, "Apakah belum pernah ada orang yang datang memberi peringatan kepadamu (di dunia)?"
9. Qooluu balaa qad jaaa'anaa naziirun fakazzabnaa wa qulnaa maa nazzalal laahu min shai in in antum illaa fii dalaalin kabiir
Artinya: Mereka menjawab, "Benar, sungguh, seorang pemberi peringatan telah datang kepada kami, tetapi kami mendustakan(nya) dan kami katakan, "Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun, kamu sebenarnya di dalam kesesatan yang besar."
10. Wa qooluu law kunnaa nasma'u awna'qilu maa kunnaa fiii as haabis sa'iir
Baca Juga:5 Keutamaan Surat Al-Mulk dari Mendapat Syafaat hingga Menjauhkan Maksiat
Artinya: Dan mereka berkata, "Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala."
11. Fa'tarafuu bizambihim fasuhqal li as haabis sa'iir
Artinya: Maka mereka mengakui dosanya. Tetapi jauhlah (dari rahmat Allah) bagi penghuni neraka yang menyala-nyala itu.
Makna Surah Al Mulk ayat 6-11
Kandungan umum dalam Surah Al Mulk ayat 6-11 umumnya menerangkan tentang azab bagi orang kafir di dalam neraka. Laman pecihitam.org menulis, orang kafir yang disinggung dalam ayat tersebut tetap mendapatkan siksa di neraka, meski mereka telah mengakui dosa yang mereka lakukan di dunia. Bahkan mereka tetap masuk neraka meski telah bertobat atas dosanya.
Baca Juga:Bacaan Surah Al Bayyinah, Bentuk Bukti Nyata Adanya Surga dan Neraka
Ayat tersebut seakan menunjukkan ketegasan Allah mengenai batas antara orang kafir dan seorang mukmin. Dimana orang kafir tetap akan dimasukkan ke neraka sekalipun telah bertobat. Seakan tobat mereka tidak ada manfaatnya sedikitpun.