facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puzzle Kasus Novia Widyasari Kuak Keterlibatan Orang Tua Bripka Randy?

Muhammad Taufiq Kamis, 20 Januari 2022 | 17:04 WIB

Puzzle Kasus Novia Widyasari Kuak Keterlibatan Orang Tua Bripka Randy?
Bripda Randy Bagus tersangka kasus meninggalnya Novia Widyasari. (instagram @memomedsos)

Puzzle Kasus bunuh diri Novia Widyasari dengan menenggak racun di atas makam ayahnya yang menggegerkan media sosial beberapa waktu silam pelan-pelan terkuak.

SuaraJatim.id - Puzzle Kasus bunuh diri Novia Widyasari dengan menenggak racun di atas makam ayahnya yang menggegerkan media sosial beberapa waktu silam pelan-pelan terkuak.

Tim kuasa hukum Novia Widyasari dan IKA-UB menggelar audiensi dengan Kompolnas menyusul banyaknya fakta-fakta baru yang ditemukan dalam kasus bunuh diri mahasiswi semester 10 Universitas Brawijaya Malang yang wajib didalami penyidik Polda Jawa Timur (Jatim).

Salah satu sederet fakta baru itu diyakni keterlibatan aktif pihak-pihak lain dalam kasus aborsi yang dilakukan Novia. Sebelum Novia menenggak racun di pusara sang ayah di Makam Islam Sugihan, Desa Japan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto.

"Hari ini yang diproses Randy, tapi dari puzzle-puzzle itu faktanya yang menyatakan proses aborsi ini dipaksa oleh Randy saja, tapi juga kedua orang tuanya (Randy)," kata Ansorul Huda, salah satu tim kuasa hukum Novia Widyasari, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Kuasa Hukum Novia Widyasari: Suudzon Kita Proses Ini Cukup di Randy, Padahal Tidak..

Dari serpihan-serpihan bukti yang dikantongi tim IKA-UB kata Ansorul, ada peran aktif orang tua Randy dalam kasus aborsi yang dilakukan Novia.

Menurut Ansorul, orang tua Randy turut serta menganjurkan dan menekan Novia agar bersedia menggugurkan kandungannya demi masa depan Randy.

"Karena Randy masih muda karirnya masih panjang, itu yang dieluh-elukan (oran tua Randy) sehingga itu yang kemudian di stracing oleh kedua orang tua Randy sehingga apapun yang terjadi harus aborsi. Bahkan hingga muncul ancaman-ancaman," ucap Ansorul.

Ansorul menyebut, Novia tidak hanya sekali dipaksa melakukan aborsi melaikan berkali-kali. Bahkan, metode aborsi juga berbeda-beda. Disinyalir, Novia pernah dipaksa menggugurkan kandungannya sampai tiga kali hingga membuat psikologisnya begitu tertekan.

"Aborsi itu tidak hanya dilakukan satu kali, dengan beberapa metodenya. Nah metode itu intervensi banyak dari kedua orang tua (Randy). Sampai kemudian mereka (orang tua Randy) mengupdate hampir setiap hari, apakah sudah (aborsi)," kata pria yang juga aktif di LBH NU Mojokerto ini.

Baca Juga: Bripda Randy Bagus Ternyata Belum Dipecat, Polda Jatim: Masih Proses Kode Etik di Propam

Novia Korban Kekerasan Seksual Bripka Randy

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait