facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banjir Bandang Menerjang Lima Kecamatan di Jember, BPBD: 239 Rumah Terdampak

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 21 Januari 2022 | 21:29 WIB

Banjir Bandang Menerjang Lima Kecamatan di Jember, BPBD: 239 Rumah Terdampak
Salah satu rumah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jumat (21/1/2022). (ANTARA/VJ Hamka Agung)

sebanyak 239 rumah dan tempat usaha terendam banjir yang disertai lumpur, enam rumah rusak sedang, satu rumah rusak berat, dan musala juga terendam banjir.

SuaraJatim.id - Sebanyak 239 rumah di lima kecamatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak banjir bandang. Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan pendataan dan penanganan dampak bencana tersebut.

Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo mengatakan, lima kecamatan yang terdampak banjir disertai lumpur yakni Kecamatan Panti, Sukorambi, Bangsalsari, Rambipuji, dan Kaliwates. Menurutnya sebanyak 239 rumah dan tempat usaha terendam banjir yang disertai lumpur, enam rumah rusak sedang, satu rumah rusak berat, dan musala juga terendam banjir.

"Upaya yang dilakukan melakukan evakuasi warga yang berada di tepi Sungai Kalijompo dan pembersihan akses jalan yang berlumpur di lokasi terdampak banjir," katanya seperti diberitakan Antara, Jumat (21/1/2022).

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut, namun beberapa rumah warga rusak diterjang luapan air sungai.

Baca Juga: Heboh Bayi Masih Lengkap dengan Tali Pusarnya Diduga Sengaja Dibuang di Rumah Warga Jember

Kekinian, lanjut dia, pihak bantuan 200 nasi bungkus telah disalurkan ke Desa Pakis, Kecamatan Panti.

"Kami berbagi tugas dengan pihak PMI, Dinsos, Pemadam Kebakaran, TNI/Polri, dan perangkat desa/kecamatan dalam penanganan bencana banjir," katanya.

Ia mengatakan banjir disertai lumpur akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Jember pada Kamis (20/1) sore hingga malam.

"Sungai Petung mengalami kenaikan debit air, berwarna keruh coklat dan berlumpur yang masuk ke permukiman warga setinggi 70-90 cm," tuturnya.

Ia mengatakan dampak banjir disertai lumpur terjadi di beberapa desa, bahkan beberapa bagian rumah warga tergerus derasnya arus sungai yang debit airnya meningkat.

Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Keji Gadis Jember, Mulut Disumpal Celana Dalam

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Pakis, Kecamatan Panti dan Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait