Tata Cara Shalat Gerhana dan Keutamaannya, Panduan Ibadah saat Gerhana

Shalat gerhana adalah shalat sunnah muakad yang diutamakan pelaksanaannya. Shalat ini dilaksanakan saat terjadinya gerhana. Berikut tata cara shalat gerhana.

Nur Afitria Cika Handayani
Senin, 31 Januari 2022 | 10:49 WIB
Tata Cara Shalat Gerhana dan Keutamaannya, Panduan Ibadah saat Gerhana
Ilustrasi Gerhana Matahari Cincin. [Shutterstock]

SuaraJatim.id - Tahukah kamu bagaimana cara shalat gerhana? Ibadah merupakan bukti seorang umat menyembah Tuhannya. Salah satu ibadah yang dikenal dengan mudah adalah shalat.

Shalat merupakan ibadah wajib umat muslim. Shalat sebagai bentuk mengagungkan Allah SWT.

Namun, tidak semua shalat itu hukumnya wajib. Contoh shalat dhuha adalah shalat istiharah, tahajud, dhuha, witir, dan shalat gerhana.

Shalat gerhana adalah shalat sunnah muakad yang dilaksanakan saat terjadinya gerhana. Hadist yang berkaitan dengan gerhana di antaranya yakni:

Baca Juga:Salat Gerhana Bulan Sendirian di Rumah Bolehkah? Ini Hukumnya

Dari Mughirah bin Syu’bah, ia berkata,

"Telah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah SAW yaitu pada hari wafatnya Ibrahim. Kemudain orang-orang berkata, ‘Sesungguhnya matahari dan bulan itu tidak gerhana karena wafatnya seseorang dan tidak karena hidupnya seseorang. Apabila kalian melihat (kejadian gerhana), maka shalatlah dan berdoalah kepada Allah SWT" (Shahih Al Bukhari, 1:228 No. 1043).

Syarat pelaksanaan shalat gerhana syariat terkait gerhana adalah seorang muslim. Gerhana menghadirkan rasa takut kepada Allah dan hari kiamat.

Rasulullah SAW satu waktu pernah surga oleh Allah dan juga neraka, beliau ingin menunjukkan pedihnya neraka.

Beliau bersabda, "Wahai umat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscara kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis." (H.R. Muttafaw’alaih).

Baca Juga:Shalat Gerhana Bulan: Niat hingga Tata Cara

Berikutnya diketahui bahwa melaksanakan perintah Allah SWT merupakan kewajiban.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini