Prosentase Kesembuhan Covid-19 di Surabaya Tembus 93,5 Persen

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, prosentase kesembuhan untuk kasus varian Omicron juga menunjukkan peningkatan.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 11 Februari 2022 | 23:07 WIB
Prosentase Kesembuhan Covid-19 di Surabaya Tembus 93,5 Persen
Ilustrasi Covid varian omicron di Surabaya. [Pixabay]

SuaraJatim.id - Tingkat kesembuhan Covid-19 atau Virus Corona di Kota Surabaya, Jawa Timur mencapai 93,5 persen. Lonjakan kasus penularan virus diyakini bisa tertangani dengan baik.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, prosentase kesembuhan untuk kasus varian Omicron juga menunjukkan peningkatan.

“Sedangkan angka kesembuhan kasus Omicron sampai dengan Kamis (10/2/2022) adalah sebesar 86,05 persen,” katanya mengutip dari Beritajatim.com jejaring Suara.com, Jumat (11/2/2022).

Dijelaskannya, pasien terpapar Covid-19 membutuhkan perawatan sesuai dengan kondisi yang diderita, termasuk kondisi komorbid.

Baca Juga:Catat! Ini Enam Aturan Penting Surabaya PPKM Level 2, Patuhi Demi Menekan Laju Penularan Covid-19

Rata-rata kesembuhan kasus konfirmasi dengan gejala asymptomatik, serta gejala ringan membutuhkan waktu selama 3 hingga 7 hari.

“Tetapi tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 10-14 hari, yang merupakan masa isolasi optimal meskipun hasil swab sudah negatif. Bahkan ada yang lebih cepat, yakni sesuai dengan daya tahan tubuh masing-masing pasien,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan mengenai langkah-langkah yang dilakukan untuk merawat pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan varian Omicron. Salah satunya adalah menyediakan tempat isolasi terpusat (Isoter) dan hotel berbayar.

“Kami juga memfasilitasi pemberian pengobatan sesuai gejala secara gratis, konsultasi dengan klinisi dan perawatan sampai sembuh,” jelas dia.

Nanik juga mengaku, bahwa pihaknya telah melakukan penambahan personil petugas kesehatan, fasilitas dan perlengkapan tempat Isoter. Serta, menyediakan tempat perawatan bagi pasien terkonfirmasi Covid-19, baik OTG (Orang Tanpa Gejala) atau pasien yang bergejala ringan.

Baca Juga:Uji Klinis Vaksin Merah Putih di RS dr Soetomo Surabaya, Rektor Unair: Ini Vaksin Halal Pertama

“Tentunya dengan melengkapi segala fasilitas yang dibutuhkan oleh pasien, agar pasien merasa senang dan nyaman. Sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan pasien cepat sembuh,” ungkap dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini