Rayakan Valentine Day Semalam, 13 Pasangan Mesum 'Ngamar' di Hotel Mojokerto, Rata-rata Pelajar SMA

Sebanyak 13 pasangan bukan suami istri terjaring razia saat merayakan valentine di Kota Mojokerto Jawa Timur ( Jatim ).

Muhammad Taufiq
Selasa, 15 Februari 2022 | 10:21 WIB
Rayakan Valentine Day Semalam, 13 Pasangan Mesum 'Ngamar' di Hotel Mojokerto, Rata-rata Pelajar SMA
Salah satu pasangan mesum diamankan di Hotel Kota Mojokerto [SuaraJatim/Zen Arifin]

SuaraJatim.id - Sebanyak 13 pasangan bukan suami istri terjaring razia saat merayakan valentine di Kota Mojokerto Jawa Timur ( Jatim ).

Mereka diduga berbuat mesum lantaran sedang berduaan di dalam kamar hotel dan kos-kosan di Kota Mojokerto. Dari 13 pasangan tersebut, 3 di antaranya merupakan remaja di bawah umur.

Rata-rata para remaja ini masih duduk di bangku SMA. Sebanyak 13 pasangan bukan suami istri lantas dibawa petugas ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto untuk mendapatkan pembinaan.

Plt Kepala Satpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono mengatakan, razia kamar hotel dan rumah kos ini merupakan razia rutin. Ini dilakukan untuk meminimalisir perbuatan asusila yang kerap terjadi saat perayaan Valentine.

Baca Juga:Isi Prasasti Situs Gemekan Mojokerto Menyebut Tentang Kutukan

"Ada 2 hotel dan 3 kos-kosan yang kita monitoring, dari 5 lokasi kita mendapati ada 13 pasangan yang sedang berduaan di dalam kamar. Dari data yang diperoleh semuanya bukan pasangan suami istri," kata Dodik, Senin (14/2/2022) malam.

Menurut Dodik, pasangan yang terjaring razia ini melanggar pasal 67 dan 69 Perda Nomor 3 Tahun 2021 pasal 69 dan 67 tentang Trantibkum dan Tertib Asusila. Lantaran diduga melakukan tindakan mesum di dalam kamar hotel dan rumah kos.

"Saat diterjaring mereka berduaan dalam kamar dan dikunci. Nah indikasinya jelas. Selanjutnya mereka kita beri pembinaan, data diri mereka kita masukan aplikasi Sigap. Jika nantinya melakukan palanggaran serupa, akan kita berikan sanksi yang lebih berat lagi," ucap Dodik.

Selain mengamankan 13 pasangan yang diduga berbuat mesum, petugas Satpol PP juga menemukan adanya indikasi praktik prostitusi online. Bermula saat petugas mendatangi salah satu hotel melati di Jalan Raya Bypass Mojokerto.

Di hotel tersebut, petugas menemukan satu orang pemuda yang tengah menunggu wanita disinyalir pekerja seks komersial (PSK). Berdasarkan keterangan pemuda tersebut, ia memesan wanita tersebut melalui media sosial Facebook dengan tarif Rp200 ribu.

Baca Juga:Apa itu White Day, Hari 'Balasan' Valentine Day yang Populer di Jepang hingga Korea Selatan

"Nah ini sedang kita dalami, jika ada ditemukan indikasi prostitusi online, karena dalam perda belum mengatur itu maka proses selanjutnya akan kita limpahkan ke kepolisian," kata Dodik.

Sementara bagi pengusaha atau pemilik rumah kos yang kedapatan memperbolehkan pasangan bukan suami istri masuk dalam kamar, akan dilakukan pembinaan lebih lanjut. Dodik menyatakan tidak akan segan memberikan sanksi tegas bagi pemilik usaha rumah kos jika hal serupa kembali ditemukan.

"Pengawasannya kurang, nanti kita akan bina beberapa rumah kos yang malam ini mengizinkan pasangan bukan suami istri ada dalam satu kamar," tukas Dodik.

Pasangan Mesum Menangis Digelandang ke Mobil Patroli

Sejumlah fenomena menarik terjadi saat para pasangan bukan suami istri ini terjaring razia petugas Satpol PP Kota Mojokerto. Ada yang berupaya kabur menghindari petugas, ada juga yang menangis saat petugas korp penegak perda menggelandangnya ke mobil patroli.

Seperti yang dilakukan wanita berinisial EK asal Kecamatan Gondang ini. Wanita berusia 21 tahun itu tak berhenti menangi saat petugas memergokinya tengah berduaan dengan pria berinisial AS (29) asal Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

EK dan AS terjaring petugas saat asyik berduaan di dalam kamar kos di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Wanita berambut panjang ini tak berhenti menangis dan menolak dibawa petugas ke Kantor Satpol PP.

"Saya tidak mau, ngapain ada kamera-kamera segala ini," kata EK sembari menutup wajahnya dengan menggunakan kedua tangannya.

Tangisan EK tak lantas membuat petugas Satpol PP luluh. Petugas tetap membawa EK dan AS ke kantor untuk dilakukan pendataan. Namun, EK lagi-lagi berulah, ia menolak saat hendak dimasukan ke mobil truk patroli bersama pasangan lainnya yang lebih dahulu terjaring.

"Saya naik motor saja sama kakak, saya tidak mau naik truk," ucap EK dengan nada kesal.

Petugas pun tetap memaksa EK dan AS naik ke dalam truk. Setibanya di kantor Satpol PP, seluruh pasangan bukan suami istri yang terjaring ini kemudian dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan.

Kontributor: Zen Arifin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak